WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP), laki-laki berinisial NY (54), warga Kundur Utara meninggal dunia pada Jumat (17/4/2020), pukul 06.00 WIB.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi menjelaskan bahwa, pasien yang masuk ke RSUD HM. Sani pada hari Kamis (16/4/2020) tersebut, sempat dirawat selama satu hari di RSUD HM. Sani, namun nyawanya tidak tertolong.
“Pasien mengalami keluhan seperti lemah, letih dan lesu, sesak nafas, kurangnya nafsu makan, kepala pusing, nyeri pada ulu hati, batuk lebih dari sepuluh hari, dahak kental dan kaki serta tangannya membengkak,” terang Rachmadi kepada WARTAKEPRI.co.id, Selasa (21/4/2020).
Dikatakanya, pasien sendiri mengalami penyakit pneumonia berat, dimana Infeksi yang menimbulkan peradangan pada kantung udara pada salah satu atau kedua paru-paru, yang dapat berisi cairan.
“Pada pneumonia, kantung udara bisa berisi cairan atau nanah. Infeksi dapat mengancam nyawa siapa saja, terutama pada lansia,” ungkapnya.
Jelas Rachmadi, pihaknya sudah mengirim swab PDP, hingga saat ini masih menunggu hasil dari Balai Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kota Batam.
“Swab sudah kita kirim ke BTKL-PP Kota Batam, hingga saat ini sedang menunggu hasilnya, dan PDP tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau ke daerah zona merah Covid-19, khususnya di wilayah Kepri,” imbuhnya.
Terkait penanganan jenazahnya pasien yang meninggal tersebut, menurut Rachmadi telah dilaksanakan sesuai dengan protokol SOP COVID-19.
“Karena meninggalnya sudah katagori PDP, maka penanganan jenazah sudah sesuai dengan protokol SOP COVID-19,” ujarnya.(*)
Reporter : Aziz Maulana






























