Wabup Karimun Pimpin Rapat Pelaksanaan New Normal dan Protokol Ibadah Berjamaah

189

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Terkait surat edaran Gubernur Kepri tentang Protokol Pelaksanaan Ibadah di Masjid pada Fase New Normal, Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim memimpin rapat di ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati, Rabu (27/5/2020).

Dalam rapat kordinasi yang turut serta dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, sekaligus Ketua FKUB Kabupaten Karimun H. Jamzuri, Asisten I M. Tang, Kadis Kesehatan, Kabag Kesra, Ketua MUI, Ketua PMKK, Ketua Baznas, Ketua Muhammadiyah, NU, DKM Masjid Agung Karimun serta Ustadz A. Wahab Sinambela.

Kabag Humas Pemkab Karimun Didi Irawan telah menjelaskan bahwa, dari Rapat tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan, diantaranya yaitu berdasarkan penjelasan dari Kadis Kesehatan, bahwasanya kondisi perkembangan Covid-19 di wilayah Kabupaten Karimun sendiri saat ini dalam kondisi baik dan terkendali.

“Namun berbeda dengan perkembangan wabah Covid-19 di daerah yang bertetangga (sebelahan) dengan Kabupaten Karimun. Apabila pelaksanaan ibadah di rumah atau sarana Ibadah ditetapkan, maka perlu penggunaan protokoler Kesehatan dan pengawasan Covid-19 yang ketat,” pungkas Didi.

Selain dari pada itu, lanjut Didi untuk pelaksanaan ibadah pada sarana atau rumah Ibadah pada prinsipnya telah disepakati bersama, namun diperlukan pengawasan oleh pihak-pihak terkait, serta tersedianya fasilitas protokol kesehatan Penanganan Covid-19, hal ini tentunya sekaligus menghindari terjadinya penularan, sehingga tempat sarana dan prasarana Ibadah menjadi cluster baru.

“Sehingga Pemerintah Daerah diharapkan mampu mempermudah tersedianya alat pengukur suhu tubuh (Thermogun), yang terdapat di Apotik atau toko-toko lainnya, sehingga pengurus rumah Ibadah dengan mudah untuk mendapatkan,” paparnya.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Dengan demikian, kata Didi Instansi pelaksanaan secara teknis, yaitu Kantor Kementerian Agama sebaiknya melakukan pendataan terhadap rumah atau sarana Ibadah yang nantinya akan digunakan untuk melaksanakan Ibadah.

Dalam arahan Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, juga menyampaikan, seandainya rumah atau sarana ibadah akan dibuka untuk kegiatan Shalat berjamaah, dirinya meminta agar aturan Protokol Kesehatan tetap dijalankan dengan ketat sesuai dengan surat edaran (SE) Gubernur Kepulauan Riau, yaitu dengan cara :

1. Menyediakan sarana dan prasarana cuci tangan menggunakan sabun.

2. Melakukan pemeriksaan suhu tubuh seluruh Jemaah.

3. Menggunakan Masker bagi pengurus maupun jemaah.

4. Membawa sejadah masing-masing.

5. Tidak berjabat tangan dan berpelukan.

6. Menetapkan Physical Distancing, minimal satu lengan antara satu jemaah dengan jemaah lainnya.

7. Dilanjutkan dengan menggunakan Bacaan ayat-ayat (surah) pendek.

8. Mempersingkat pelaksanaan khutbah.

9. Bagi Jemaah yang tidak menggunakan masker tidak diperkenankan untuk berjemaah di Masjid.

11. Begitu juga sebagian pengurus Masjid dan peserta rapat meminta kepada Pemerintah agar tetap mengawasi dengan ketat dalam Pelaksanaan protokol Kesehatan dirumah atau sarana ibadah.

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI