Jawaban Resmi Menlu Negeri Singapura Dr Vivian Balakrishnan atas Teleponan Menko Luhut Terkait Pariwisata

1876
Menko Luhut Binsar Panjaitan di Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Indonesia Luhut Pandjaitan menyempatkan untuk menelpon dan berkomunikasi langsung terkiat perkembangan pariwisata dan rencana kapan dibuka lagi kunjungan wisman baik ke Singapura dan sebaliknya. Kesempatan komunikasi tersebut dilakukan Luhut Pandjaitan saat pertemuan dan kunjungan kerja ke Batam pada Kamis (2/7/2020) di Nongsa Poin Marina Resort Batam.

Menjawab apa jawaban dari pihak pemerintah Singapura, maka secara resmi MINISTRY OF FOREIGN AFFAIRS SINGAPORE pada Jumat 3 JULY 2020 menyampaikan siaran persnya dalam bentuk bahasa Inggris.

” In response to media queries, the MFA Spokesperson said:
“On 2 July 2020, Minister for Foreign Affairs Dr Vivian Balakrishnan received a phone call from Indonesian Coordinating Minister for Maritime Affairs and Investments Luhut Pandjaitan conveying his well wishes, while the latter was on a visit to Batam and Bintan. Both Ministers agreed on the importance of keeping up positive bilateral cooperation even amidst the COVID-19 pandemic.

The call did not go into any specific discussions on tourism exchanges and cooperation. Singapore is gradually re-opening our borders in a progressive and calibrated manner, while ensuring the health and safety of Singaporeans and our international visitors. Presently, Singaporeans are still advised to defer all travel abroad.”

Jika dicermati penjelasan MFA tersebut, bahwa Pada tanggal 2 Juli 2020, Menteri Luar Negeri Singapura Dr Vivian Balakrishnan menerima telepon dari Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Indonesia Bpk. Luhut Pandjaitan untuk menyampaikan harapan baiknya, saat beliau berkunjung ke Batam dan Bintan.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Kedua Menteri sepakat tentang pentingnya menjaga kerja sama bilateral positif bahkan di tengah pandemi COVID-19. Dalam telepon tersebut belum membicarakan secara khusus tentang pertukaran dan kerja sama pariwisata.

Singapura secara bertahap membuka kembali perbatasan secara progresif dan terkalibrasi, sambil memastikan kesehatan dan keselamatan warga Singapura dan pengunjung internasional. Saat ini, warga Singapura masih disarankan untuk menunda semua perjalanan ke luar negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar menyampaikan pemerintah daerah di Kepri telah membuka kawasan pariwisata percontohan di Batam dan Bintan.

Kita buka Lagoi dan Nongsa duluan sebagai pilot project dari Kemenparekraf RI. Mudahan dengan kita buka dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mereka (pihak Singapura dan Malaysia) bisa lihat kesiapan yang telah dilakukan di Lagoi.

Kawasan Lagoi dan kawasan Nongsa dan beberapa destinasi lainnya, sesuai dengan surat Plt Gub ke Kemenkumham tentang pencabutan kembali pembekuan visa untuk warga asing.

” Mudahan ada kebijakan dua negara yang saling membutuhkan. Kita berusaha dan sabar sesuai saran Bapak Presiden jangan terburu buru, pelan tapi pasti,” kata Buralimar. (dedy swd)

Sumber :www.mfa.gov.sg

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO