Bapemperda DPRD Batam Pertanyakan Alasan BP Tidak Mau Berikan Data

244

WARTAKEPRI.co.id, BATAM–Rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam bersama REI (Real Estate Indonesia) untuk meminta masukan terkait Perda RTRW 2020-2040. Mulai pukul 14.00 Wib.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri, Ketua Bamperda DPRD kota Batam Muhammad Jefri Simanjuntak, Ketua REI Kepri Achyar Arfan, serta pengurus REI.

Ketua Bapemperda DRPD Batam, Muhammad Jefry Simanjuntak menyampaikan bahwa pihaknya menghadirkan dari REI Batam sebagai bentuk upaya menerima masukan hingga mencari solusi terkait perda RT RW 2020-2040 terutama soal lahan hijau yang ada di Batam.

“Karena begini, untuk lahan hijau itu, kita belum bisa pastikan berapa luasnya,sebab kita belum mendapatkan data-data, artinya peta yang akan dibahas sebagai lampiran dari pada peran Perda ini sehingga secara pasti kita belum bisa loading kan ke dalam PL yang diaplikasikan,”terang Muhammad Jefry Simanjuntak, Jumat (3/7/2020) di Gedung Serba Guna DPRD Batam.

Dikatakannya, hutan lindung ini. Jadi perhatian kita semua, sebab ada 4 poin yang mereka permasalahkan yakni mereka dapat diberikan jalan keluarnya salah satu adalah mengenai status lahan BPLS atau hutan yang terkena dampak hutan lindung kawasan-kawasan strategis yang sudah dimiliki PL penunjukan lokasi.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Sedangkan untuk investasi tidak akan menghambat proses pembangunan dari diri sendiri, masalah reklamasi ini juga Kenapa reklamasi itu perizinan yang di provinsi, sedangkan pengambilan, berapa jumlah reklamasi, lalu berapa luas tanah yang akan kita laksanakan di 21 luas lebih kurang hampir 5000 sampai 7000 hektar itu itu juga menjadi pembahasan lebih rinci,”kata Jefry.

Jefrry mengungkapkan, pihaknya dalam hal ini melalui Ketua DPRD Kota Batam, sudah lima meminta secara resmi kepada pihak BP Batam untuk dapat memberikan data-data yang dimaksud, namun hingga sekarang data tersebut tak kunjung diberikan.

“Kami menjadi bingung, kenapa pihak BP Batam tidak mau memberikan data-data yang diminta oleh tim Bapemperda DPRD Kota Batam,”ungkapnya.

Sementara itu, lanjut dia, Ketika ditanya mengenai alasan dari pihak BP Batam yang tidak mau memberikan data-data yang dimaksud tersebut, mereka hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil mengangkat kedua tangannya.

“Hal ini tentu kami pun tak tahu apa alasan mereka tak mau memberikan datanya. Kita ini ingin agar proses ini segera selesai itu saja,”tegas Jefry.

Ia meminta kepada pihak BP Batam, sekiranya bisa memberikan data-data yang dibutuhkan, terutama kami di Bapemperda DPRD Batam, supaya pihaknya bisa menyelesaikan pembahasan sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditetapkan pihak Kementerian. (*)

Tulisan:Taufik Chaniago

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH