Home Berita Utama PT Telekomunikasi Indonesia International Siap Operasikan Nongsa Changi Cable September 2026

PT Telekomunikasi Indonesia International Siap Operasikan Nongsa Changi Cable September 2026

Direktur Telkom dan Direktur Telin
Direktur Telkom Indonesia Dian Siswarini dan Direktur Utama Telin, Abdul Rahman Anshori

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) menegaskan Nongsa Changi Cable (NCC) akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia. Kabel bawah laut yang menghubungkan Batam dan Singapura itu menawarkan latensi sangat rendah, di bawah 2 milidetik, dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir September 2026.

Direktur Utama Telin, Abdul Rahman Anshori, mengatakan kebutuhan infrastruktur digital saat ini telah berubah seiring pesatnya perkembangan AI. Menurutnya, jaringan modern tidak lagi cukup hanya mengandalkan satu kabel laut, melainkan harus memiliki kapasitas bandwidth besar, latensi rendah, serta jalur koneksi yang beragam (diversity) agar layanan tetap berjalan optimal.

“Di era AI, konektivitas tidak lagi seperti dulu. Kita membutuhkan bandwidth yang besar, latensi yang sangat rendah, dan diversity. Karena itu, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan satu kabel,” ujar Abdul Rahman usai Nongsa Changi Cable Landing Ceremony di Nongsa Digital Park, Batam, Senin (20/7/2026).

Koridor Baru Indonesia–Singapura

Abdul Rahman menjelaskan, NCC menjadi kabel bawah laut pertama yang menghubungkan Indonesia dan Singapura melalui koridor baru yang eksklusif. Selain itu, jalur ini merupakan salah satu rute terpendek antarkedua negara sehingga mampu memangkas waktu tempuh data secara signifikan.

Dengan latensi di bawah 2 milidetik, NCC dinilai sangat ideal untuk mendukung layanan berbasis AI, komputasi awan (cloud), pusat data (data center), hingga aplikasi real-time yang membutuhkan respons sangat cepat.

“Latensi serendah ini sangat dibutuhkan untuk sistem real time, AI, cloud, hingga berbagai layanan digital modern yang membutuhkan respons sangat cepat,” katanya.

Batam Diproyeksikan Jadi Gerbang Digital

Telin memandang pembangunan NCC bukan hanya investasi infrastruktur, tetapi juga langkah strategis memperkuat ekonomi digital nasional dan menjadikan Batam sebagai gerbang digital baru di kawasan Asia Pasifik.

Menurut Abdul Rahman, perkembangan AI mendorong pusat data dan jaringan digital tidak lagi terpusat di satu negara. Seluruh kawasan harus saling terhubung agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital secara merata.

“Kami melihat dampaknya jauh lebih besar daripada nilai investasinya. Infrastruktur ini akan membuka peluang baru bagi Batam agar sejajar dengan gateway digital lain di Asia Pasifik,” ujarnya.

Meski demikian, Telin belum mengungkapkan nilai investasi maupun proyeksi keuntungan proyek karena masih terikat perjanjian dengan mitra strategis.

Keamanan Data Dijamin

Menanggapi kekhawatiran mengenai keamanan data setelah Indonesia terhubung langsung dengan Singapura, Abdul Rahman memastikan Telin menerapkan standar perlindungan data sesuai regulasi Indonesia.

Ia menyebut setiap lapisan jaringan dilengkapi sistem keamanan berlapis untuk meminimalkan risiko serangan siber dan kebocoran data.

“Kami terus memperkuat sistem keamanan mulai dari lapisan paling bawah hingga paling atas untuk memastikan seluruh data pelanggan tetap terlindungi,” tegasnya.

Siap Melayani Pelanggan September 2026

Saat ini proses cable landing telah rampung, dengan kabel bawah laut sudah tersambung hingga beach manhole di Batam. Tahap selanjutnya adalah menghubungkan kabel laut ke jaringan darat, melakukan terminasi di Cable Landing Station (CLS), kemudian mengintegrasikannya ke pusat data dan jaringan pelanggan.

 

Tabel Fakta Nongsa Changi Cable (NCC)

Aspek Keterangan
Nama Proyek Nongsa Changi Cable (NCC)
Pengelola PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin)
Rute Nongsa Digital Park, Batam – Changi, Singapura
Fungsi Konektivitas data berkecepatan tinggi untuk AI, cloud, data center, dan layanan digital
Keunggulan Koridor baru Indonesia–Singapura dan salah satu jalur kabel laut terpendek
Latensi Di bawah 2 milidetik
Manfaat Mendukung AI, cloud computing, layanan real-time, dan ekonomi digital
Status Proyek Cable landing selesai, masuk tahap integrasi jaringan darat
Target Operasi Akhir September 2026
Durasi Pembangunan Sekitar 14 bulan

 

Telin menargetkan seluruh tahapan selesai pada akhir September 2026, sehingga NCC dapat mulai melayani pelanggan sesuai jadwal.

“Jika semua berjalan sesuai rencana, Nongsa Changi Cable akan siap beroperasi dan melayani pelanggan pada akhir September 2026,” kata Abdul Rahman.

Ia menambahkan, proyek strategis tersebut membutuhkan waktu sekitar 14 bulan, sejak penandatanganan kerja sama dengan mitra strategis hingga siap dioperasikan secara penuh. (*)

Editor Dedy Suwadha

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026