Pasintel Kodim 0317 Karimun Ingatkan Anggota Kodim Harus Ikut Berantas Peredaran Narkoba

812

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Peredaran narkoba diwilayah Kabupaten Karimun, yang semakin memperihatinkan, dimana Kabupaten Karimun sendiri menempati posisi kedua di Kepulauan Riau terkait peredarah narkoba, sehingga anggota Kodim 0317/TBK harus ikut memberantas peredaran dan penggunaan narkoba.

Hal ini diungkapkan oleh Pasi Intel Kodim 0317/TBK, Kapten inf. Istain Tamimi seusai melaksanakan kegiatan penyuluhan, pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN), bagi personil Kodim 0317/ TBK, beserta Persit Cabang LXXI TW-II, tahun 2020.

“Pada pelaksanaan KEGIATAN tentang narkoba dan cek urine ini merupakan program kerja staf intel Kodim, yang dilaksanakan pertiga bulan,” Jelas Istain Tamimi, Kamis (16/7/2020).

Dimana kata Istain, untuk cek urine ini merupakan perintah dari Komando atas untuk dilaksanakan setiap bulannya, yang dilaksanakan secara beracak.

“Dengan tujuan dari kegiatan P4GN ini, jangan sampai prajurit terlibat tentang narkoba dalam bentuk apapun.” tegas Istain.

Sehingga, kata Istain sampai saat ini, prajurit Makodim dan Persit tidak ada yang terlibat narkoba.

“Dengan demikian akan selalu berupaya memberikan imbauan dan arahan serta penekanan kepada seluruh prajurit beserta keluarganya, untuk menjauhi dari narkoba,” paparnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Karimun, Fadilla Irawan menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan bentuk program kerja BNNK sendiri, dalam menyebarluaskan informasi penyuluhan terkait penyalahgunaan narkoba.

“Mulai dari efek pemakainya hingga bagaimana pengguna narkoba ini dapat direhabilitasi,” terangnya.

Karena menurutnya, Kabupaten Karimun sendiri masalah penyalahgunaan narkoba cukup tinggi, menempati posisi kedua di wilayah Kepulauan Riau, diantaranya berupa sabu, ganja dan ekstasi, akan tetapi pada umumnya untuk kalangan remaja dan anak-anak berupa lem, komik dan bensin.

“Hal ini tentunya sangat memperihatinkan, terlebih para penggunanya usia produktif, para generasi muda penerus bangsa,” pungkasnya.

BNN Kabupaten karimun sendiri telah mencatat data sebanyak 87 orang pengguna narkoba pada tahun 2017, baik itu rawat jalan maupun rawat inap.

Sedangkan pada tahun 2018 sebanyak 80 orang pengguna narkoba, dan terdapat penurunan pada tahun 2019 yaitu 67 orang. Sementara pada tahun 2020, hingga saat ini paling banyak menangani rawat inap yang tersebar di Tanjung Batu kundur 5 orang, RSUD HM Sani 1 orang, klinik Pratama sebanyak 15 orang.

Reporter : Aziz MS

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel