Polres Karimun Ungkap Tindak Pidana Narkotika dan Key Dalam 1 Bulan 18 Tersangka

286
WartaKepri - Polres Karimun Ungkap Kasus Narkotika

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sat narkoba Polres Karimun kembali mengungkap tindak pidana narkotika dan Key (Ketamin), dalam kurun waktu satu bulan, terhitung sejak tanggal 29 Mei 2020, hingga tanggal 27 Juni 2020.

“Untuk kasus narkoba sendiri yang berhasil diungkap Polres Karimun sebanyak tujuh kasus,” ungkap Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendra Arga Pratama, Jumat (3/7/2020).

Ia menambahkan dengan jumlah tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 18 orang laki-laki, dengan tempat kejadian perkara (TKP), diantaranya wilayah Kecamatan Karimun terdiri dari 5 kasus.

“Dengan tersangka 12 orang laki-laki,” ungkapnya.

Sambung Arga, tersangka lainnya berinisial RA, DS, dengan barang bukti tiga paket narkotika diduga jenis sabu.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Untuk tersangka MA sendiri telah memiliki enam paket sabu,” paparnya.

Arga menambahkan, untuk tersangka TS, KS, IS, RS, dan AS diketahui kedapatan memiliki Lima butir pil warna biru logo hello kitty, yang diduga narkotika jenis Pil ekstasi beserta serbuk warna biru yang diduga narkotika jenis eksatsi.

“Tersangka YS sendiri memiliki dua paket narkotika diduga jenis sabu,” terangnya.

Arga juga merinci, tersangka AH, NE, dan AI, beserta barang bukti berupa tiga paket narkotika diduga jenis sabu.

Sedangkan untuk wlayah Kecamatan Tebing terdiri dari satu kasus dengan tersangka tiga orang laki-laki, diantaranya berinisial TN, St, dan RF.

“Dengan barang bukti berupa enam paket serbuk putih diduga key (Ketamin),” ungkapnya.

Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Moro, ungkap Arga terdiri dari satu kasus dengan tersangka tiga orang laki-laki, berinisial KD, SK, MY, dengan barang bukti berupa delapan paket narkotika diduga jenis sabu.

“Barang bukti yang berhasil disita secara keseluruhan dari 18 orang tersangka pada tiga TKP, yang tersebar di wilayah Kecamatan di Kabupaten Karimun, diantaranya sabu sebanyak 15,32 gram, ekstasi sebanyak 7,05 gram, dan key (Ketamin) sebanyak 411,6 gram,” bebernya.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal tindak pidana narkotika, Pasal 114 ayat (1), Subsider Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat ( 1 ) Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun penjara, atau pidana denda Rp.800 juta hingga Rp. 1 miliar.

Sedangkan pasal yang dilanggar untuk tindak pidana mengedarkan farmasi diduga key (Ketamin), tanpa adanya izin edar, yakni pasal 197 subsider pasal 196 Undang–Undang RI nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Jo 55 K.U.H.Pidana. dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau pidana denda RP.1,5 miliar.

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO