
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Malam pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) dan Pentas Seni Melayu Serumpun Kota Batam 2026 berlangsung meriah, hangat, dan sarat makna, Jumat (3/7/2026). Perhelatan budaya tahunan tersebut menjadi ajang pertemuan para pelaku seni dan budaya Melayu dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, sekaligus mempertegas posisi Batam sebagai pusat kebudayaan Melayu di kawasan.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan kehadiran para delegasi dari dalam dan luar negeri yang menampilkan beragam kekayaan seni dan budaya Melayu. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya persaudaraan budaya serumpun sekaligus memperlihatkan Batam sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan tradisi, kreativitas, dan kerja sama antarbangsa.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan Pemerintah Kota Batam patut berbangga karena Kenduri Seni Melayu kembali masuk dalam daftar 125 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata yang menghimpun agenda pariwisata dan budaya terbaik di Indonesia.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi pengakuan bahwa Batam tidak hanya dikenal sebagai kota industri, perdagangan, dan investasi, tetapi juga telah berkembang sebagai destinasi wisata budaya yang mampu menarik perhatian nasional maupun internasional.
“Kita patut berbangga karena Kenduri Seni Melayu kembali terpilih dan masuk dalam 125 Kharisma Event Nusantara 2026. Ini semakin mempertegas posisi Batam tidak hanya sebagai kota industri dan modern, tetapi juga sebagai destinasi wisata budaya berkelas dunia,” ujar Amsakar.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya Melayu sebagai identitas yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Menurutnya, budaya merupakan fondasi penting yang membentuk karakter, marwah, dan jati diri masyarakat Batam di tengah pesatnya perkembangan kota.
“Mari bersama kita jaga, rawat, dan lestarikan warisan budaya Melayu. Karena dari budayalah lahir identitas, marwah, dan kebanggaan kita sebagai warga Batam,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Kenduri Seni Melayu 2026, Pemerintah Kota Batam berharap nilai-nilai budaya Melayu semakin dikenal oleh generasi muda sekaligus menjadi daya tarik wisata yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Batam.
Mengusung semangat “Batam Kota Baru, Batam Bandar Dunia Madani”, ajang budaya ini diharapkan semakin memperkuat citra Batam sebagai kota modern yang tetap menjaga akar budaya, sekaligus menjadi jembatan persahabatan dan kolaborasi budaya masyarakat Melayu serumpun dari berbagai negara. (*)
Editor Dedy Suwadha




























