Home Berita Utama Pesepakbola Dunia Soroti Cara Main Brutal Paraguay dan Lemahnya Peran Wasit ke...

Pesepakbola Dunia Soroti Cara Main Brutal Paraguay dan Lemahnya Peran Wasit ke Prancis

Ibrahimovic dan Paraguay 2
Ibrahimovic dan Paraguay 2
Banner DPRD Batam 2026

WhasApp

PIALA DUNIA – Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic, memberikan komentar pedas terhadap permainan keras Paraguay saat menghadapi Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Minggu 5 Juli 2026.  Menurutnya, laga tersebut lebih banyak diwarnai duel fisik dan upaya provokasi dibandingkan permainan sepak bola yang menghibur.

Berbicara sebagai analis Fox Sports usai kemenangan Prancis 1-0 atas Paraguay, Ibrahimovic mengaku sangat terkesan dengan kemampuan para pemain Les Bleus menjaga emosi sepanjang pertandingan.

“Itu tantangan yang berbeda bagi Prancis hari ini. Mereka harus menahan diri agar tidak terpancing, tetap tenang, tidak kehilangan kendali, dan tidak terjebak dengan apa yang dilakukan Paraguay,” kata Ibrahimovic.

Zlatan Ibrahimovic – Fox Sports
“Kalau saya main di pertandingan ini, saya pasti sudah dapat empat atau lima kartu merah dan mengirim seseorang ke rumah sakit… saya tidak suka itu, meskipun provokasi memang bagian dari permainan. Prancis tidak terpengaruh.

Joe Hart – BBC
“Para pemain Paraguay benar-benar memalukan malam ini; kalau mereka di tim saya, saya akan menyeret setengah dari mereka keluar dari lapangan”, “Fakta bahwa tidak ada satu pun pemain Paraguay yang mendapat kartu kuning hari ini dalam 90 menit waktu normal benar-benar mengejutkan.”

Thomas Hitzlsperger
“Saya tidak lagi punya rasa hormat sedikit pun terhadap tim Paraguay ini, mengingat perilaku mereka saat insiden penalty. Jika Anda pendukung Prancis atau netral, Anda tidak bisa lagi menghormati perilaku mereka.”

Thierry Henry
“Ini adalah kelompok pemain paling menjijikkan yang pernah saya lihat, tak heran tidak ada satu pun dari mereka yang bermain untuk klub besar karena, tidak ada klub besar yang akan merekrut pemain yang tidak berolahraga seperti itu. Mereka seharusnya menundukkan kepala dalam rasa malu saat mereka pulang ke rumah,” kata Henry.

Zinedine Zidane tentang taktik Paraguay melawan Prancis:

“Sejujurnya, saya kecewa dengan pendekatan Paraguay. Saat mencapai Babak 16 Besar, Anda harus menunjukkan ambisi. Bertahan sejak menit pertama—bertahan untuk apa? Hasil imbang? Melawan tim seperti Prancis, jika Anda menghabiskan seluruh pertandingan melindungi kotak penalti Anda, pada akhirnya mereka akan menemukan celah.

Saya juga merasa wasit terlalu memanjakan. Ini pertandingan yang sangat fisik, namun hanya tiga kartu kuning yang dikeluarkan, dan semuanya untuk Prancis.

Bahkan insiden penalti pun tidak dihukum dengan kartu. Itu membuat Paraguay lebih mudah untuk terus bermain dengan cara yang sama. Prancis hanya butuh satu momen, satu gol, dan mereka mendapatkannya. Itulah yang dilakukan tim-tim hebat ketika Anda memberi mereka cukup waktu.”

José Mourinho tentang Paraguay vs Prancis (0–1):

🗣️Reporter:
“Apa pendapat Anda tentang keputusan wasit?”

🗣️Mourinho:

“Saya pikir akan lebih baik jika kita menukar wasit dari pertandingan Maroko vs Kanada dengan wasit yang memimpin Prancis vs Paraguay. Saya pikir kita akan memiliki pertandingan yang lebih seimbang. Pertandingan Maroko vs Kanada tidak seintens ini, namun delapan kartu kuning dikeluarkan. Di sini, satu tim bahkan tidak berusaha bermain sepak bola. Mereka hanya mengejar kaki lawan, dan kita hanya melihat tiga kartu kuning.”

Pelatih Prancis, Didier Deschamps memilih meredam polemik dengan tetap memuji ketenangan anak asuhnya menghadapi provokasi lawan. Ia mengakui pertandingan berlangsung sangat emosional, tetapi menegaskan fokus timnya adalah memastikan kemenangan dan lolos ke babak berikutnya.

Kritik FIFA

Kontroversi semakin mencuat karena gol kemenangan Prancis baru tercipta melalui penalti yang diberikan setelah tinjauan VAR, sementara sejumlah pelanggaran keras sebelumnya dinilai luput dari perhatian perangkat pertandingan.

Kritik serupa juga bermunculan dari berbagai media internasional dan analis sepak bola yang mempertanyakan konsistensi keputusan wasit. Sejumlah laporan menyebut Paraguay melakukan lebih banyak pelanggaran tanpa satu pun kartu kuning, kondisi yang dinilai memperburuk kualitas pertandingan.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIFA terkait kritik terhadap kepemimpinan wasit maupun tuntutan sejumlah pihak agar pertandingan tersebut dievaluasi. Meski demikian, laga Prancis kontra Paraguay dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling kontroversial pada fase gugur Piala Dunia 2026 karena kerasnya permainan dan keputusan-keputusan wasit yang terus diperdebatkan.

Sumber : (Reuters) (ESPN)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by WartaKepri.co.id (@wartakepritv)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026