
WARTAKEPRI.co.id – Babak 16 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan semua unsur yang diharapkan pencinta sepak bola dunia: kejutan besar, drama comeback, adu penalti yang menegangkan, hingga keputusan wasit dan VAR yang memicu perdebatan. Delapan pertandingan menghasilkan delapan tim yang memastikan tiket ke perempat final, yakni Prancis, Maroko, Norwegia, Inggris, Spanyol, Belgia, Argentina, dan Swiss.
Berikut rangkuman lengkap hasil pertandingan, analisis, serta kontroversi yang mewarnai fase 16 besar.
1. Prancis 1-0 Paraguay
Laga Ketat, Paraguay Pulang dengan Kepala Tegak
Prancis dipaksa bekerja keras menghadapi Paraguay yang tampil disiplin sepanjang pertandingan. Les Bleus akhirnya menang tipis 1-0 melalui gol penalti Kylian Mbappe.
Paraguay tampil sangat rapat di lini belakang dan beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Namun pengalaman Prancis menjadi pembeda.
Analisis
- Penguasaan bola didominasi Prancis.
- Paraguay tampil sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di fase gugur.
- Mbappe kembali menjadi penentu kemenangan.
Kontroversi
Keputusan penalti untuk Prancis memicu perdebatan karena dianggap terlalu ringan oleh kubu Paraguay, meski VAR akhirnya mengesahkan keputusan wasit. Pertandingan ini disorot karena pemain Paraguay bermain keras tapi tidak mendapatkan kartu.
2. Kanada 0-3 Maroko
Singa Atlas Mengamuk di Depan Tuan Rumah
Maroko kembali menunjukkan statusnya sebagai salah satu tim paling berbahaya di turnamen.
Kanada sebenarnya tampil agresif sejak awal, namun efektivitas serangan Maroko membuat pertandingan berubah menjadi milik wakil Afrika tersebut.
Analisis
- Maroko sangat efisien dalam penyelesaian akhir.
- Kanada kehilangan kreativitas setelah tertinggal.
- Pertahanan Maroko hampir tidak memberi ruang.
Kontroversi
Pendukung Kanada mempertanyakan tidak diberikannya penalti pada babak pertama setelah terjadi kontak di kotak terlarang, tetapi VAR tidak melihat adanya pelanggaran.
3. Meksiko 2-3 Inggris
Pertandingan Terbaik Turnamen
Laga paling dramatis babak 16 besar.
Kedua tim saling menyerang sejak menit pertama. Inggris akhirnya menang 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung sangat terbuka.
Analisis
- Inggris tampil efektif lewat serangan balik.
- Meksiko menunjukkan semangat luar biasa hingga menit akhir.
- Tempo pertandingan nyaris tanpa henti.
Kontroversi
Pertandingan diwarnai kartu merah serta beberapa keputusan offside yang diprotes pemain Meksiko. Seusai laga, sebagian suporter Meksiko meluapkan kekecewaan hingga terjadi kericuhan di luar stadion.
4. Brasil 1-2 Norwegia
Haaland Mengakhiri Mimpi Samba
Inilah kejutan terbesar babak 16 besar.
Norwegia menumbangkan Brasil berkat dua gol Erling Haaland yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Analisis
- Norwegia bermain disiplin.
- Haaland hampir tidak memberi kesempatan kepada bek Brasil.
- Brasil gagal memanfaatkan peluang emas.
Kontroversi
Brasil sempat mendapat dua hadiah penalti, namun tetap gagal membalikkan keadaan. Banyak pengamat menilai permainan Brasil terlalu individual dan kehilangan organisasi ketika menghadapi tekanan tinggi Norwegia.
5. Portugal 0-1 Spanyol
El Clasico Iberia Berakhir Pilu bagi Ronaldo
Spanyol menyingkirkan Portugal lewat kemenangan tipis 1-0.
Pertandingan berlangsung hati-hati dengan sedikit peluang bersih.
Analisis
- Spanyol tampil lebih sabar.
- Portugal kesulitan menciptakan peluang.
- Lini tengah Spanyol mengendalikan tempo.
Kontroversi
Laga dianggap membosankan oleh banyak pengamat. Sorotan utama justru tertuju kepada Cristiano Ronaldo yang kemungkinan memainkan pertandingan Piala Dunia terakhirnya. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri era Portugal di bawah Roberto Martínez.
6. Belgia 4-1 Amerika Serikat
Setan Merah Bangkit
Belgia menunjukkan permainan terbaik mereka sepanjang turnamen.
Serangan cepat dan kombinasi lini depan membuat Amerika Serikat tidak mampu mengimbangi permainan Belgia.
Analisis
- Belgia sangat dominan.
- Efektivitas penyelesaian peluang meningkat drastis.
- Amerika kehilangan keseimbangan setelah kebobolan cepat.
Kontroversi
Selebrasi pemain Belgia setelah pertandingan sempat menjadi perhatian publik karena dianggap menyindir pihak tertentu di Amerika Serikat, meski tidak memengaruhi hasil pertandingan.
7. Argentina 3-2 Mesir
Comeback Terbaik Turnamen
Argentina hampir tersingkir setelah tertinggal dua gol dari Mesir.
Namun mental juara Lionel Messi dan kawan-kawan membawa Albiceleste bangkit lewat tiga gol balasan.
Analisis
- Messi kembali menjadi motor kebangkitan Argentina.
- Enzo Fernández mencetak gol kemenangan dramatis.
- Mesir tampil luar biasa tetapi gagal mempertahankan keunggulan.
Kontroversi
VAR menganulir peluang Mesir memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Keputusan tersebut memicu protes keras dan bahkan menjadi perhatian FIFA setelah kubu Mesir mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR.
8. Kolombia vs Swiss
Swiss Menang Adu Penalti 4-3 Setelah Imbang 0-0
Pertandingan paling defensif di babak 16 besar.
Selama 120 menit kedua tim sama-sama gagal mencetak gol sehingga pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Swiss akhirnya menang 4-3.
Analisis
- Kedua tim bermain sangat disiplin.
- Penampilan kiper menjadi pembeda.
- Adu penalti berlangsung menegangkan hingga penendang terakhir.
Kontroversi
Beberapa keputusan wasit terkait pelanggaran di kotak penalti sempat diprotes Kolombia. Meski demikian, VAR tidak menemukan alasan untuk memberikan hadiah penalti sehingga pertandingan berlanjut hingga adu penalti.
Delapan Besar Resmi Terbentuk
Hasil babak 16 besar memastikan delapan negara yang masih bertahan dalam perebutan gelar juara dunia:
- Prancis
- Maroko
- Norwegia
- Inggris
- Spanyol
- Belgia
- Argentina
- Swiss
Babak perempat final diprediksi akan semakin sengit dengan duel Prancis vs Maroko, Spanyol vs Belgia, Norwegia vs Inggris, serta Argentina vs Swiss. Empat pertandingan tersebut akan menjadi penentu siapa yang melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.
Sumber: (Bavarian Football Works) (Al Jazeera) (The Indian Express) (News.com.au) (Bavarian Football Works) (ESPN)


























