
WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Keluhan warga tidak maksimalnya sinyal jaringan internet dan seluler di Kecamatan Jemaja, Kecamatan Jemaja Timur, dan Kecamatan Jemaja Barat disejumlah media sosial, dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menjawab hal tersebut Pemerintah Daerah melalui Kepala Dinas Telekomunikasi dan Informatika (Diskominfotik) Kepulauan Anambas Jeprizal,S.Kom.MA menelusuri dan mencoba memastikan atas keluhan warga tersebut. Fakta tersebut atas keluhan tersebut memang benar adanya.

Saat dilakukan pengecekan ternyata kondisi jaringan di Pulau Jemaja, seperti Desa Bukit Padi, Desa Kuala Maras, dan Desa Impol, tentang keluhan masyarakat akses data interner sudah lebih 1 minggu terakhir. Terhitung sejak kunjungan deputi 7 Kemenkopolhukam, Telkom, Telkomsel, Palaparing ke Anambas jadi lambat. Seperti yang dirasakan masyarakat saat masih terhubung dengan satelit.

Sebelumnya kondisi sinyal sudah bagus namun hanya dirasakan oleh masyarakat lebih kurang 1 mingguan saja setelah itu kembali dirasakan lambat untuk akses data melalui jaringan LTE 4G.

Atas keluhan dan kondisi tersebut kami Pemerintah Daerah melalui Diskominfo sudah berkomunikasi dengan pihak Telkomsel, sudah menghubungi Andi Suapri Selaku menajer NetworkService Area untuk wilayah Kepulauan Riau.

Permasalahan lemahnya jaringan layanan Data sinyal 4G LTE Telkomsel pasca kunjungan bapak Deputi Kedeputian 7 Kemenkopolhukam dan jajarannya bersaman dengan GM Telkom dan tim Telkomsel, Dirut palaparing, pihak PT. Moratelindo memang benar terjadi.

“Atas permasalah tersebut kami mohon kepada Pihak Telkom Group, PT.Palap Ring Barat, Pt.Moratelindo untuk memperbaiki mempercepat sehingga layanan sinyal 4G LTE telkomsel di 3 kecamatan perbatasan Negara tersebut dapat di rasakan oleh masyarakat dan apa yang diharapkan PT.Palaparing selaku badan Pelaksana Usaha BAKTI Kementrian kominfo dalam meningkatkan utility pemanfaatan backbone Palaparing Barat tercapai dan terealisasi dengan baik,” ucap Jeprizal. (Rama).






























