

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Bayat, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, resmi ditutup dalam upacara yang berlangsung di lapangan sepak bola Desa Bayat, Kamis (21/5/2026).
Upacara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan masyarakat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, hingga pemerintah daerah.
Inspektur Upacara dipimpin Brigjen TNI Totok Sutriono selaku Irdam XIX/Tanjungpinang, didampingi Bupati Kepulauan Anambas Aneng, Dandim 0318/Natuna Kolonel Inf Ruruh Sejati, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, serta jajaran Forkopimda lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya program TMMD yang telah berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan berbagai capaian pembangunan fisik maupun nonfisik di wilayah Siantan Utara.
Jalan Penghubung Antar Desa Rampung
Salah satu capaian utama TMMD Ke-128 adalah pelebaran dan pengerasan jalan penghubung sepanjang sekitar lima kilometer dari Desa Piasan menuju Desa Bayat.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga berhasil merehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu di Desa Mubur, Bayat, dan Piasan.
Program lainnya meliputi pembangunan sumur air bersih, fasilitas MCK, penghijauan, hingga aksi pembersihan lingkungan dan pantai.
Dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara, Kepala Staf Angkatan Darat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan TMMD.
“Kolaborasi ini adalah kunci utama yang memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” demikian amanat Kasad yang dibacakan Brigjen TNI Totok Sutriono.
Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Kasad juga menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan dan perbatasan.
Selain pembangunan fisik, TMMD Ke-128 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, stunting, bela negara, pendidikan, pertanian, dan peternakan.
Program tersebut dinilai memberi dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan olahraga kepada seluruh desa di Kecamatan Siantan Utara berupa bola kaki, bola voli, dan net voli.
Bantuan juga diberikan kepada masyarakat lanjut usia sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama Forkopimda, Satgas TMMD, dan masyarakat yang hadir.
Capaian Program TMMD Ke-128 Anambas
| Program | Hasil |
|---|---|
| Pelebaran dan pengerasan jalan | ± 5 KM Desa Piasan – Desa Bayat |
| Rehabilitasi RTLH | 5 unit rumah warga |
| Sumur galian TMAB | 1 unit di Desa Mubur |
| Sumur galian TMB | 3 unit |
| Pembangunan MCK | 3 unit |
| Penghijauan | Penanaman pohon |
| Kebersihan lingkungan | Pembersihan pantai dan permukiman |
Daftar Rumah Warga yang Direhabilitasi
| Nama Pemilik Rumah | Lokasi |
|---|---|
| Ibu Aina | Desa Mubur |
| Saharoni | Desa Bayat |
| Amirudin | Desa Bayat |
| Baharudin | Desa Piasan |
| Basri | Desa Piasan |
Sasaran Nonfisik TMMD
| Kegiatan | Fokus |
|---|---|
| Penyuluhan kesehatan | Posbindu dan stunting |
| Penyuluhan bela negara | Penguatan nasionalisme |
| Penyuluhan pendidikan | Peningkatan SDM |
| Penyuluhan pertanian dan peternakan | Ketahanan pangan masyarakat |
Program TMMD Ke-128 di Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan menjadi fondasi penguatan pembangunan desa sekaligus mempererat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah perbatasan. (*)
Kiriman Rama
Editor : Dedy Suwadha






























