Home Anambas Masuk Hari Keempat, Pencarian Nelayan Hilang Kontak di Perairan Jemaja Anambas Berlanjut

Masuk Hari Keempat, Pencarian Nelayan Hilang Kontak di Perairan Jemaja Anambas Berlanjut

Masuk Hari Keempat, Pencarian Nelayan Hilang Kontak di Perairan Jemaja Anambas masih Dilanjutkan
Masuk Hari Keempat, Pencarian Nelayan Hilang Kontak di Perairan Jemaja Anambas masih Dilanjutkan
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Memasuki hari keempat, operasi pencarian terhadap satu orang nelayan bernama Bachtiar (61), warga Genting Pulur, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang dilaporkan belum kembali dari melaut, masih terus berlanjut.

Hingga hari keempat, bertolak dari Unit Siaga SAR Jemaja, operasi pencarian dengan metode penyisiran oleh Tim SAR Gabungan menggunakan RIB 02 Natuna masih terus dilakukan dengan luas area pencarian mencapai 950 Nm persegi.

Situasi di medan operasi masih dihadapkan pada tantangan jarak pandang terbatas akibat kabut asap. Pencarian secara visual dengan metode penyisiran permukaan laut serta koordinasi terhadap setiap nelayan yang ditemui di area pencarian telah dilakukan, namun masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban beserta pompong yang digunakan.

Pada operasi hari ini, Tim SAR Gabungan akan melakukan koordinasi dan penyebaran informasi yang lebih luas kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang serta Tim SAR negara sahabat Malaysia.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, S.E., menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan mengingat luasnya area perairan dan potensi korban hanyut hingga ke wilayah perbatasan.

“Pada upaya pencarian hari ini, kami akan melakukan koordinasi dan penyebaran informasi yang lebih luas kepada Kantor SAR Tanjungpinang dan Tim SAR negara sahabat Malaysia. Harapannya, di tengah laut yang sangat luas ini, pencarian dengan skala pemantauan dapat dilakukan secara saksama, dikarenakan potensi kapal hanyut hingga ke perbatasan wilayah dapat terjadi,” ujar Abdul Rahman.

“Tim di lapangan tetap berupaya maksimal. Kami mengimbau kepada seluruh nelayan dan kapal-kapal yang melintas di Perairan Jemaja hingga perbatasan untuk turut memantau dan segera melaporkan apabila melihat pompong berwarna hijau-abu-abu sesuai dengan ciri-ciri korban kepada Tim SAR Gabungan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dengan melibatkan unsur SAR gabungan dari Pos SAR Anambas, Posal Jemaja, Polsek Jemaja, Polairud Polres Kepulauan Anambas, BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, TRC Jemaja Timur, Pemerintah Desa Genting Pulur, dan HNSI Jemaja. (mhr/rilis)

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri