Wartakepri.co.id, Anambas – Pangkalan TNI Angkatan Laut Lanal Tarempa sampaikan kronologis terjadinya Laka Laut yang di akibatkan oleh cuaca buruk di Kecamatan Siantan Timur Kepulauan Anambas, Senin.16/11/2020.
Kapal Pompong 4 GT tidak memiliki nama diketahui milik saudara Taswin yang juga selaku Tekong usia 43 Tahun Taswin warga Desa Nyamuk Kecamatan Siantan Timur Anambas sedang membawa Ikan dan 5 Orang Penumpang hendak ke Tarempa.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun terdapat kerugian materil berupa 1 unit pompong berukuran 4 GT
Kronologis kejadian sebagai berikut
Pada hari senin tanggal 16 November 2020 sekitra Pukul 12.30 warga Desa Nyamuk mendapat laporan ada Kapal tenggelam di selat Etang Desa Batu belah Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas, kemudian masyarakat nelayan Desa Nyamuk bergerak menuju tempat kejadian dengan menggunakan 4 Pompong dan 1 Speed boat, pada saat tiba dilokasi kejadian pompong milik sdr. Taswin sudah tenggelam dan yang terlihat hanya bagian atas kapal pompong aja, selanjutnya nelayan Desa Nyamuk mengevakuasi ABK dan tekong kapal pompong tersebut menggunakan speed boat dan membawanya menuju desa nyamuk.
Pompong yang tenggelam milik saudara Taswin sudah ditarik oleh warga nelayan nyamuk ke Desa Batu Belah, namun dalam penarikan Kapal pompong tersebut terkendala arus kuat dan tidak memungkinkan untuk ditarik ke Desa Batu belah sehingga pompong tersebut di pinggirkan di Belokan Boi warna hijau Desa Batu belah Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas, sampai saat ini posisi pompong Masih berada di Belokan tersebut.
Menurut keterangan sdr. Taswin kecelakaan terjadi Karena ombak laut Kencang dan cuaca extreme tepatnya di selat Etang Desa Batu Belah Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas, pada saat perjalanan dari nyamuk menuju tarempa, sdr. Taswin berniat untuk mengirim ikan Ke Tanjungpinang melalui Kapal kargo KLM. Jaya Makmur yang berada di Tarempa.
Karena cuaca extreme dan ombak Kencang serta fiber ikan yang berada dalam pompong tidak di ikat, sehingga saat pompong di hantam ombak fiber bergeser mengakibatkan kapal pompong miring/tidak seimbang sehingga Kapal pompong milik sdr. Taswin tenggelam seketika.
Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, ABK dan tekong Kapal pompong berhasil diselamatkan dan dievakuasi Ke Desa Nyamuk. Kerugian ditaksir kurang lebih sekitar Rp. 150.000.000.(Rama)






























