Muamba Menangis Melihat Lihat Christian Eriksen Kolaps, Teringat Serangan Jantungnya Dulu

145

WARTAKEPRI.co.id – Muamba mengaku menangis setelah pemain internasional Denmark itu jatuh di pertandingan timnya melawan Finlandia.

Mantan gelandang Arsenal dan Bolton Wanderers Fabrice Muamba menjelaskan, kolapsnya Christian Eriksen mengingatkannya pada serangan jantung yang dialaminya saat bermain.

Eriksen, 29 tahun, pada akhir pekan kemarin jatuh tak sadarkan diri di lapangan setelah diduga mengalami gagal jantung dalam pertandingan Denmark melawan Finlandia di laga perdana Euro 2020.

Muamba mengalami masalah serupa saat memperkuat Bolton di babak perempat-final Piala FA melawan Tottenham Hotspur pada 2012, yang memaksanya untuk mengakhiri karier.

Sosok kelahiran Republik Demokratik Kongo ini terkenang akan pengalamannya yang tidak menyenangkan setelah melihat Eriksen pingsan dan tak lupa mengapresiasi tim medis yang dengan cepat membantu bintang Inter Milan itu.

“Saya sedang menontonnya, dan itu terjadi, kemudian ponsel saya berbunyi tanpa henti dan saya hanya berkata, ‘Oh tidak, jangan lagi, tolong’”, kata Muamba kepada Sky Sports News.

“Ada perasaan yang tidak ingin saya hidupkan kembali. Itu adalah perasaan yang telah saya taruh di belakang, dan melihat seseorang mengalaminya, reaksi saya, ‘Semoga bisa ‘teratasi, dan apa pun lainnya yang terjadi akan jadi bonus.

“Bagi saya, mendengar kabar bahwa dia merespons proses pemulihannya dengan baik mungkin adalah berita terbaik dari Euro ini.

“Saya khawatir tentang keluarganya karena banyak orang fokus pada sosok yang terjatuh di lapangan tetapi mereka lupa bahwa dia memiliki keluarga dan anak-anak. Jadi situasi ini mengkhawatirkan dan mereka harus melakukan pemeriksaan setelah kejadian ini karena itu dapat memiliki efek jangka panjang pada keluarganya.

“Dia masih hidup adalah hal terbaik yang bisa terjadi di Euro 2020. Terlepas dari siapa yang memenangkan turnamen, Christian baik-baik saja, dia sehat, jika dia bisa mengingat orang-orang, itu merupakan berita yang jauh lebih baik.

“Itulah Euro kali ini, ini tentang memastikan Christian bisa pulang dengan selamat dan kemudian membantu pemulihannya dari sana.

“Anda harus memberi pujian kepada staf medis, seberapa cepat mereka masuk ke lapangan, seberapa baik mereka mampu melindunginya.

“Pertandingan ini mendunia, semua orang menontonnya, ini bisa menghadirkan banyak tekanan bagi tenaga medis soal bagaimana mereka menangani situasi ini sehingga bagi mereka untuk melakukannya dengan benar dan mampu melakukan CPR dan menempatkan Christian pada posisinya, mereka pantas mendapatkan banyak pujian.(goal.com)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel