Home Bujang Dara Pebulutangkis Indonesia Markis Kido Meninggal Saat di Lapangan, Pemerintah Berduka

Pebulutangkis Indonesia Markis Kido Meninggal Saat di Lapangan, Pemerintah Berduka

markis kido
Markis Kido. Foto Detik
PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhum Markis Kido saat bertakziah ke rumah duka di Jakasetia, Bekasi Selatan, Rabu (16/6) lalu.

Almarhum merupakan peraih emas ganda putra bulutangkis Indonesia bersama Hendra Setiawan di Olimpiade Beijing 2008. Tiba sekitar pukul 10.40 wib, Menpora Amali langsung disambut keluarga almarhum. Di sana Menpora Amali melihat koleksi medali dan piala peninggalan legenda bulu tangkis Indonesia tersebut.

Usai melihat koleksi medali, Menpora Amali memberikan bantuan kepada keluarga almarhum yang diwakili oleh istri almrahum. Setelah itu, Menpora Amali yang mengunakan kemeja putih langsung mengucapkan belasungkawa dari Presiden Joko Widodo.

WhasApp

“Saya ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam dari pemerintah dan juga saya ingin menyampaikan salam sekaligus salam duka dari Bapak Presiden Joko Widodo. Beliau menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga almarhum. Insyaallah arwahnya diterima dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ucapnya.

“Tidak ada satupun di antara kita yang bisa menyangka kapan dipanggil. Ya, tinggal menunggu giliran, nah kebetulan almarhum yang kita cintai Markis Kido ini mendahului kita, tentu masyarakat Indonesia sangat berduka, masyarakat olahraga dan khususnya bulu tangkis,” tambahnya.

Menurutnya, perjuangan almarhum untuk membawa nama bangsa dan negara tidak diragukan lagi dengan puncak prestasi medali emas di Olimpiade tahun 2008 di Beijing.

“Saya kira ini satu prestasi yang luar biasa karena itu sekali lagi pemerintah sangat berterima kasih kepada pengabdian almarhum,” ucapnya.

Sebelumnya, ks pebulutangkis Markis Kido meninggal dunia pada Senin (14/6/2021) malam saat bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang. Hal itu dibenarkan Kabid Humas dan Media PBSI Broto Happy saat dikonfirmasi, Selasa (15/6/2021).

“Markis Kido saat bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Alam Sutra, Tangerang. Lalu saat di gim kedua, pergantian pemain, dia terjatuh kemudian ditolong oleh rekannya. Salah satunya Chandra Wijaya, yang juga mantan pemain,” kata Broto.

Broto menambahkan bahwa saat terjatuh dan pingsan, Kido langsung diberi pertolongan oleh rekan-rekannya.

“Ketika itu posisinya Kido sudah pingsan, tak sadarkan diri, dan mengorok (mendengkur). Dengan cepat, rekan-rekannya memberikan pertolongan. Dilarikan ke RS Omni Alam Sutera. Namun, Tuhan berkehendak lain,” ujar Broto.

Broto menambahkan bahwa beberapa saat sebelum meninggal dunia, Kido tak menunjukkan gelagat sedang sakit.

“Ini info dari Chandra Wijaya, ketika main dia tak menunjukkan sakit dan seperti biasa. Kan hari Senin berlatih bersama dengan komunitas, ketawa-ketawa,” ujar Broto.

Sebelumnya, kabar duka tersebut pertama kali diutarakan oleh mantan pebulu tangkis Indonesia, Yuni Kartika, melalui akun pribadinya di Twitter dan Instagram pada Senin (14/6/2021).

Markis Kido meninggal dunia diduga karena mengalami serangan jantung. Markis Kido mendapatkan penghargaan Parama Kridha Utama Kelas I dari Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pada 2008 (jpnn)

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O