Antisipasi Bencana Alam Hingga Kontijensi, Kekuatan Dan Sinergitas Stakeholder

153
Pemkab Karimun beserta Stakeholder terkait lainnya, menggelar apel Kesiapsiagaan bencana alam, baik itu yang disebabkan oleh banjir, cuaca ekstrim, gempa bumi, maupun tanah longsor, yang akan berdampak pada gangguan Kamtibmas, Kamseltibcarlantas serta kontijensi. (Foto: Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menggelar apel kesiapsiagaan penanganan bencana alam dan pengendalian kegiatan masyarakat dalam pencegahan COVID-19 di masa libur Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Apel yang dipusatkan di halaman Sarja Arya Racana Mapolres Karimun, diikuti oleh seluruh Stakeholder terkait lainnya guna meminimalisir keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan juga keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran (Kaseltibcar) berlalu lintas.

“Dalam rangka kesiapsiagaan tanggap bencana, Pemkab Karimun bersama Polres Karimun dan juga instansi terkait lainnya menggelar gelar apel pasukan, berikut dengan kendaraan dan perlengkapan SAR bersama instansi terkait,” terang Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Rabu (27/10/2021).

Anwar mengungkapkan, pada tahun 2021 ini, khususnya wilayah Kabupaten Karimun telah dihadapkan pada permasalahan panca roba.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri, sejak tanggal 1 Januari hingga 5 September 2021, di Indonesia telah terjadi 1.289 bencana alam, diantaranya meliputi 750 bencana banjir, 477 cuaca ekstrim, 346 tanah longsor dan 206 kebakaran hutan dan lahan.

“Bencana non alam yakni pandemi COVID-19, dan sejak tanggal 13 April 2021, COVID-19 ditetapkan pemerintah sebagai bencana nasional,” paparnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano menjelaskan bahwa, pelaksanaan apel ini guna mengecek pasukan dan kesiapaan, diantaranya berupa kendaraan sarana pendukung dalam penanganan bencana alam.

“Diantaranya yakni berupa peralatan SAR seperti perahu karet milik Satpolairud Polres Karimun, Mako Lanal Tbk, dan juga milik Basarnas,” paparnya.

Tidak hanya itu saja, kata Kapolres termasuk peralatan canggih milik Satpolairud Polres Karimun bernama U-Safe sebagai penunjang SAR untuk dioperasionalkan pada air dengan menggunakan remote control.

“Serta pelaratan penunjang lainnya termasuk kantong mayat dalam rangka penanganan bencana alam,” pungkasnya.

Untuk itu, Kapolres menekankan kepada seluruh anggota dan juga tim Penanggulangan bencana alam, serta seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Karimun, agar dapat mengantisipasi secara dini penanganan bencana alam.

“Baik itu yang disebabkan oleh banjir, cuaca ekstrim, gempa bumi, maupun tanah longsor, yang akan berdampak pada gangguan Kamtibmas, Kamseltibcarlantas serta kontijensi,” ujarnya.

Untuk itu, Kapolres mengimbau sekaligus memberikan amanat agar :

1. Pendataan daerah rawan longsor, banjir, gempa bumi dan lain-lain, jumlah rumah dan penduduk yang tinggal di daerah rawan bencana.

2. Sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk mewaspadai dan mengantisipasi kondisi alam tersebut.

3. Saling bekerjasama antara Stakeholde, untuk menyiapkan tempat pengungsian dan bantuan berupa sembako, obat-obatan dan tenaga medis dalam rangka penanggulangan para korban bencana alam.

4. Menyiapkan secara dini kekuatan personel dan sarana prasarana yang siap digerakkan untuk melakukan evakuasi, pemberian bantuan korban, pengawalan bantuan sembako dan obat-obatan bagi korban bencana alam.

5. Agar melakukan evaluasi dan pembenahan atas kendala yang dihadapi dalam penanggulangan bencana alam.

6. Memberikan pelatihan terhadap personel tentang tata cara penanggulangan bencana alam.

7. Lakukan mitigasi di wilayah rawan terjadinya bencana alam dengan pembuatan rambu-rambu jalur evakuasi untuk mengarahkan masyarakat menuju titik kumpul atau area aman dari bencana.

8. Apabila terjadi banjir dan longsor, agar petugas lalu lintas memasang rambu-rambu untuk mengarahkan masyarakat mengambil jalan alternatif yang aman.

9. Jika terjadi bencana alam agar segera menggelar Operasi Aman Nusa II, penanganan bencana alam.

10. Tingkatkan sinergitas TNI-Polri, serta Stakeholder terkait lainnya, agar deteksi dini bencana alam dapat teratasi dengan baik.

Aman

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel