Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Embarkasi Batam Terbang 15 Juni 2022

479
Pelantikan PPIH Embarkasi Batam

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Embarkasi (tempat pemberangkatan jemaah haji ke Arab Saudi) Batam siap melayani Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi. Kelompok terbang (kloter) pertama dari Batam berangkat pada 15 Juni 2022

“Sebelum berangkat ke tanah suci JCH asal Kepri dan Kalbar masuk Asrama haji di Batam Centre pada 14 Juni untuk mengurus izin (clearance). Esoknya 15 Juni 2022 baru berangkat dari bandara Hang Nadim,” ujar Saiful Mujab Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, di Batam usai pelantikkan Panitia Inti PPIH Embarkasi Batam, Sabtu (21/5/2022).

Dia menyebutkan, tahun ini Embarkasi Batam akan melayani sebanyak 5.371 JCH yang berasal dari empat Provinsi, yaitu Riau (2.304), Jambi (1.328), Kalimantan Barat (1.150), dan Kepulauan Riau (586).

“Jemaah calon haji Indonesia akan berangkat tahun ini sebanyak 100.051 dengan 1.901 petugas haji. Sementara kuota haji reguler untuk Kepri 586 jemaah dan 118 jamaah cadangan,” jelas Dia.

Penyelenggara haji embarkasi Batam akan melayani sebanyak 12 kloter jemaah calon haji (JCH) dan 48 petugas haji dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi.

Dari empat provinsi tersebut, Provinsi Riau dan Jambi akan menjadi embarkasi antara atau embarkasi dimana Jemaah calon haji tidak melalui proses di asrama haji Batam. Sedangkan Kepri dan Kalbar JCH nya masuk Asrama haji Batam.

“JCH dari Riau dan Jambi telah melalui proses pemeriksaan keamanan di daerah asal provinsi masing-masing, hanya sampai bandara untuk berganti pesawat melanjutkan penerbangan menuju tanah suci,” jelasnya.

Selama pemberangkatan haji, penerbangan masih menggunakan maskapai Saudi Airlines dan Garuda. Embarkasi Batam menggunakan Saudi Arabian Airlines.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan haji. Tugas panitia untuk menginformasikan agar jemaah mematuhi ketentuan barang bawaan. Situasi Covid-19 mengharuskan jemaah mematuhi protokol kesehatan jangan sampai jemaah mengalami penularan,” jelasnya. (adi)

Honda Capella