Mantan Jubir Covid-19, Kolonel dr Achmad Yurianto Meninggal Dunia

Mantan Jubir Covid-19, Kolonel dr Achmad Yurianto Meninggal Dunia
Mantan Jubir Covid-19, Kolonel dr Achmad Yurianto Meninggal Dunia

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id – Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu (21/5/2022). Mantan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kementerian Kesehatan RI itu sebelumnya sudah sempat dirawat karena stroke.

Kabar meninggalnya Yuri juga dikonfirmasi dr Siti Nadia Tarmizi, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI.

“Iya betul meninggal dunia,” katanya singkat kepada detikcom, Sabtu (21/5/2022).

Informasi meninggalnya Achmad Yurianto sebelumnya beredar melalui pesan berantai WhatsApp. Hal ini juga dibagikan staf ahli Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Andi.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah, dr Ahmad Yurianto pada hari sabtu, 21 mei 2022 pukul 18.58 di malang. Semoga beliau diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT serta keluarga yg ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran…aamiin ya robbal alamin,” demikian keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (21/5/2022).

BACA JUGA Presiden Jokowi Lantik Achmad Yurianto Sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan

Karir Achmad Yurianto

Mantan juru bicara penanganan COVID-19 Ahmad Yurianto meninggal dunia di usia 60 tahun, Sabtu (21/5/2022). Dokter militer dengan pangkat terakhir Kolonel ini telah berkiprah di Kementerian Kesehatan RI sejak 2014.

Di Kementerian Kesehatan, Ahmad Yurianto sempat menjabat Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan. Saat menjadi juru bicara penanganan COVID-19, ia merupakan Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).

Pada 9 Maret 2021, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melantik Achmad Yurianto menjadi Dirjen P2P Kemenkes. Tak lama berselang, ia dirotasi menjadi Staf Ahli Menkes bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi.

Terakhir, Ahmad Yurianto menjadi Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Sebelum berkarier di Kementerian Kesehatan, Ahmad Yurianto merupakan dokter militer. Ia bergabung sebagai perwira utama kesehatan Daerah Militer V Brawijaya pada 1987.(*)

FANINDO

Honda Capella