Home Berita Utama Rapat Paripurna DPRD: Angka Kemiskinan Natuna Naik Tetapi Rendah Se Kepri

Rapat Paripurna DPRD: Angka Kemiskinan Natuna Naik Tetapi Rendah Se Kepri

penyampaian pidato Bupati terhadap laporan pertanggungjawaban Bupati Natuna tahun ajaran 2022 dan penyampaian pidato Bupati terhadap Ranperda  tahun 2023
penyampaian pidato Bupati terhadap laporan pertanggungjawaban Bupati Natuna tahun ajaran 2022 dan penyampaian pidato Bupati terhadap Ranperda  tahun 2023
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

NATUNA– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna menggelar rapat paripurna penyampaian pidato Bupati terhadap laporan pertanggungjawaban Bupati Natuna tahun ajaran 2022 dan penyampaian pidato Bupati terhadap Ranperda tahun 2023.

Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar digelar di ruang rapat Kantor DPRD Kabupaten Natuna, Jalan Yos Sudarso, di Gedung Paripurna DPRD Natuna, Jum’at (24/3/ 2023).

Ketua DPRD Natuna mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa Badan Musyawarah DPRD kabupaten Natuna pada hari Senin tanggal 20 Maret 2023 telah mendatangkan jadwal agenda DPRD yaitu penyampaian pidato Bupati terhadap laporan pertanggungjawaban Bupati Natuna tahun ajaran 2022 dan penyampaian pidato Bupati terhadap Ranperda tahun 2023 pada hari Jumat tanggal 24 Maret 2023.

penyampaian pidato bupati natuna terhadap perda tahun anggaran 2023.
penyampaian pidato bupati natuna terhadap perda tahun anggaran 2023.

Sementara itu, Penyampaian Pidato Bupati Natuna Wan Siswandi, Tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2022.

Bupati Wan Siswandi menyampaikan, Berdasarkan RPJMD kabupaten natuna tahun 2021-2026, visi pemerintah kabupaten natuna adalah “terwujudnya kabupaten natuna sebagai kabupaten maritim yang unggul, eksotis, aman dengan kemandirian ekonomi berdasarkan nilai religius dan kultural untuk mewujudkan visi ini, misi yang diemban oleh pemerintah kabupaten natuna.

Bupati Natuna Wan Siswandi juga merilis capaian kinerja pemerintah kabupaten natuna tahun 2022 pada aspek kesejahteraan masyarakat antara lain, 1. Indeks pembangunan manusia (IPM) pembangunan kualitas kehidupan masyarakat dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menempatkannya sebagai subyek sekaligus obyek pembangunan.

Jika dilihat dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, ipm di kabupaten natuna menunjukkan tren yang positif. Nilai IPM kabupaten natuna selalu mengalami kenaikan sampai pada tahun 2022 yang bernilai sebesar 73,47, berada di peringkat ke-4 se wilayah provinsi kepulauan riau setelah kota tanjung pinang, kota batam, dan kabupaten bintan.

Nilai ipm yang diperoleh kabupaten natuna pada tahun 2022 juga sudah tergolongke dalam kategori “tinggi”.

2. usia harapan hidup usia harapan hidup kabupaten natuna pada tahun 2022 mencapai 65,76tahun meningkat dari tahun sebelumnya 65,31.

Hal ini menunjukan bahwa harapan hidup seorang bayi yang baru lahir diperkirakan akan hidup rata-rata 65 tahun.

Usia harapan hidup masyarakat kabupaten natuna meningkat dari tahun ketahun,kondisi ini mengisyaratkan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat semakin membaik.

Hal ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penyediaan fasilitas kesehatan semakin membaik dan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat juga semakin tinggi.

3. harapan lama sekolah pada tahun 2022 harapan lama sekolah kabupaten natuna mencapai 13,92 tahun lebih tinggi dari tahun sebelumnya 13,91 tahun.

Mengindikasikan bahwa anak sekolah di kabupaten natuna memiliki peluang menamatkan pendidikan mereka hingga setingkat diploma ii, dan pada tahun 2022 angka harapan lama sekolah di kabupaten natuna diatas angka harapan lama sekolah provinsi kepulauan riau dan nasional serta urutan kedua tertinggi se provinsi kepri setelah kota tanjungpinang sebesar 14,14 tahun.

4. rata-rata lama sekolah masyarakat kabupaten natuna pada tahun 2022 mencapai 8,96 tahun meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 8,92 tahun tertinggi ke 3 setelah batam dan kota tanjungpinang, dan masih dibawah provinsi kepri, hal ini mengindikasikan bahwa tingkatan pendidikan yang sedang ditempuh oleh penduduk natuna usia 25 tahun keatas rata-rata masih setara duduk dibangku kelas 2 sltp.

Menunjukan bahwa kualitas sumber daya manusia masyarakat kabupaten natuna masih perlu ditingkatkan.

5. pengeluaran perkapita kemampuan daya beli atau pengeluaran perkapita masyarakat natuna mengalami fluktuatif pada tahun 2022 sebesar 14.834 ribu rupiah mengalamai peningkatan 0,84 persen dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 14.711 rupiah. Secara rata-rata pengeluaran perkapita masyarakat natuna jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional dan pengeluaran provinsi kepri, dan besarnya hampir mencapai 14 juta pertahun atau lebih dari 1 juta perkapita/bulan.

6. laju pertumbuhan produk domestik bruto laju pertumbuhan pdrb kabupaten natuna tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. baik pertumbuhan pdrb dengan migas maupun tanpa migas.

Pertumbuhan ekonomi dengan migas sebesar 0,11% tahun 2022 atau meningkat dari tahun 2021 sebesar 0,02%.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi tanpa migas tahun 2022 sebesar 2,80% meningkat dari tahun 2021 sebesar 0,12%. hal ini terjadi dikarenakan mulai normalnya aktivitas kegiatan ekonomi dan menurunnya kasus covid-19.

7. PDRB perkapita penduduk pada tahun 2022 pdrb perkapita kabupaten natuna sebesar rp283,99 juta atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu mencapai rp250,35 juta. hal ini juga tidak terlepas mulai giat pertumbuhan ekonomi natuna dan pasca menurunnya kasus covid-19.

8. angka kemiskinan pada tahun 2022 angka kemiskinan kabupaten natuna mencapai 5,32% mengalami peningkatan dari tahun 2021 yaitu 4,95%, walaupun mengalami peningkatan angka kemiskinan kabupaten natuna terendah di provinsi kepri.

Unsur Forkopimda Natuna
Unsur Forkopimda Natuna

Semua itu tidak terlepas dari belum optimalnya pelaksanaan program mengentaskan kemiskinan didaerah yang dituangkan dalam rencana penanggulangan kemiskinan daerah 2021-2026 dan rencana aksi tahunan penanggulangan kemiskinan tahun 2022.

9. tingkat pengangguran terbuka (tpt) tingkat pengangguran terbuka (tpt) kabupaten natuna pada tahun 2022 sebesar 4,15 persen mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 5,15%. tingkat pengangguran terbuka (tpt) kabupaten natuna masih dibawah tpt provinsi kepri dan nasional masing masing sebesar 9,91% dan 6,49%.

Bupati Natuna juga mengatakan soal pengelolaan keuangan daerah kabupaten natuna tahun 2022, perlu saya sampaikan hal-hal pokok sebagai berikut:

a. pengelolaan pendapatan daerah pendapatan daerah kabupaten natuna tahun anggaran 2022 ditetapkan sebesar 1,08 trilyun rupiah dengan realisasi sebesar 989 milyar rupiah atau mencapai 91,41 % dari target anggaran yang ditetapkan.

Adapun pendapatan dimaksud bersumber dari pendapatan asli daerah (pad), pendapatan transfer dan lain–lain pendapatan daerah yang sah.

Target pendapatan asli daerah (pad) tahun anggaran 2022, sebesar 99,49 milyar rupiah terealisasi sebesar 66,68 milyar rupiah atau capaian sebesar 67,02% sedangkan pendapatan transfer tahun anggaran 2022.

Ditargetkan sebesar 982,76 milyar rupiah terealisasi sebesar 922,59 milyar rupiah atau 93,88%. Adapun pendapatan daerah dari lain– lain pendapatan daerah yang sah pada tahun anggaran 2022 tidak ditetapkan targetnya.

b. pengelolaan belanja daerah belanja daerah kabupaten natuna tahun anggaran 2022 dianggarkan sebesar 1,114 trilyun rupiah dan terealisasi sebesar 1,016 trilyun rupiah atau 91,22% dari pagu anggaran yang di tetapkan.

Belanja tersebut terdiri dari belanja operasi yang terealisasi sebesar 728,49 milyar rupiah atau capaian sebesar 92,37% dari anggaran sebesar 788,68 milyar rupiah, belanja modal terealisasi sebesar 180,851 milyar rupiah atau capaian sebesar 83,44% dari anggaran sebesar 216,74 milyar rupiah.

Belanja tidak terduga terealisasi sebesar 1,331 milyar rupiah atau capaian sebesar 41,55% dari anggaran sebesar 3,205 milyar rupiah dan belanja transfer terealisasi sebesar 106,005 milyar rupiah atau capaian sebesar 100% dari anggaran sebesar 106,005 milyar rupiah.

c. pengelolaan pembiayaan daerah pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. realisasi pembiayaan kabupaten natuna tahun anggaran 2022 adalah sebesar rp.32.37 milyar atau mencapai 99,98% dari anggaran yang ditetapkan sebesar rp32.37 milyar rupiah.

Belum terpenuhinya target pendapatan dan belanja tahun 2022 secara keseluruhan terutama disebabkan belum optimalnya pengelolaan sumber pendapatan daerah dari sisi ketaatan wajib pajak, aktivitas pembangunan fisik penggunaan mineral bukan logam rendah, hal ini sudah barang tentu mengganggu jalannya pelaksanaan program maupun kegiatan.

Dari sisi belanja, penyerapan belanja modal masih rendah disebabkan tergantung kepastian transfer pemerintah pusat untuk menjalankan paket pekerjaan belanja modal, karena komposisi pembiayaan belanja terbesar berasal dari dana transfer. Turut hadir Dalam kegiatan unsur muspida Kabupaten Natuna serta pejabat teras. (Rky)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp