Home Berita Utama Krisis Erupsi Gunung Marapi: BPBD Agam Evakuasi 121 Warga di Zona Bahaya

Krisis Erupsi Gunung Marapi: BPBD Agam Evakuasi 121 Warga di Zona Bahaya

Erupsi Gunung Marapi: BPBD Agam Evakuasi 121 Warga di Zona Bahaya
Banner DPRD Batam 2026

WhasApp

AGAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam mengevakuasi sebanyak 121 warga yang berada di zona bahaya erupsi Gunung Marapi. Mereka adalah bagian dari 158 warga yang tinggal dalam radius 4,5 kilometer dari puncak gunung.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Agam, Bambang Warsito, kepada wartawan, Rabu (17/1/2024).

“Seluruhnya ada 158 warga yang berada dalam radius 4,5 kilometer dari kawah verbeek Marapi. Sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), radius ini masuk zona tidak aman,” kata Bambang Warsito.

BACA JUGA: Menang 2-0 dari Kirgistan, Thailand Selamatkan Muka Asia Tenggara

BPBD Agam bersama TNI-Polri telah memberikan arahan pengosongan daerah tersebut untuk menjaga keselamatan warga.

Saat ini, catatan sementara menunjukkan bahwa sudah ada 21 orang yang mengungsi secara mandiri, di luar daftar warga yang mengungsi hanya pada malam hari.

“Para pengungsi sementara ini hanya mengungsi pada malam hari saja. Siang mereka akan kembali beraktivitas seperti biasanya,” ucap Bambang Warsito.

BACA JUGA: Relawan Relasi Gemoy 02 Lingga Siap Menangkan Prabowo-Gibran 1 Putaran

Dari total 158 warga yang terdampak erupsi Gunung Marapi, rinciannya berasal dari dua kecamatan, yaitu Sungai Pua dan Canduang.

Di Kecamatan Canduang, 106 warga terdampak berasal dari 27 rumah dengan jumlah 31 kepala keluarga di Dusun Kalimpariak, Tabek Gadang, Ateh Rubai, dan Bareco.

BACA JUGA: BU Pelabuhan Catatkan Kinerja Throughput Kontainer 2023 Tumbuh 8 Persen

Sementara itu, sebanyak 58 orang berada di Kecamatan Sungai Pua dari 14 rumah terdata dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 17. Mereka berasal dari dusun Simpang Tiga, Padang Tarok, Limo kampuang, dan Sariak. (*/jpnn)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026