
TANJUNGPINANG – Minat dalam bidang dirgantara semakin berkembang di Tanjungpinang berkat acara Open Base dan Static Show yang digelar oleh Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF). Sabtu (17/2/2024) menjadi momen spesial di Bandara Raja Haji Fisabilillah Kota Tanjungpinang ketika Pesawat Hawk 109/209 Skadron Udara 1 “Elang Khatulistiwa” menjadi pusat perhatian.
Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah, Kolonel Pnb Andi Nur Abadi, menginisiasi acara tersebut sebagai upaya untuk mendekatkan masyarakat dengan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) pesawat yang digunakan TNI Angkatan Udara.
“Kegiatan Open Base dan Static Show ini menjadi wadah bagi masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya untuk mengenal lebih dekat. Serta memahami fungsi serta peran Pesawat Hawk 109/209 dalam menjaga kedaulatan udara,” ungkap Kolonel Andi Nur Abadi.
Acara yang diresmikan oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad bersama Forkopimda Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat terhadap bidang dirgantara.
“Tidak hanya sekedar hiburan, melainkan juga edukasi bagi masyarakat akan pentingnya peran TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan udara dan keamanan negara,” tambah Kolonel Andi Nur Abadi.
Selain Pesawat Hawk 109/209, acara ini juga melibatkan Pesawat Heli H-225m/H-2215 dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sanjaya Bogor. Serta Pesawat Hercules C-130 dari Skadron 33 Lanud Sultan Hasanudin Makassar.
Para pengunjung, termasuk siswa-siswi dan masyarakat umum, sangat antusias menyaksikan dan berfoto bersama dengan pesawat serta kru pesawat yang turut hadir.
Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.
Menurutnya, inisiatif seperti ini penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya keberadaan dan peran TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan negara.
“Semoga acara semacam ini dapat lebih sering dilaksanakan, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan pemahaman akan pentingnya kedaulatan udara bagi kita semua,” harapnya. (*)
Sumber: Lanud RHF Tanjungpinang
Editor: Denni Risman





























