Mutasi Kasatreskrim Polresta Barelang Sesuai Prosedur, Kapolda: Jangan Dipelintir

Mutasi Kasatreskrim Polresta Barelang Sesuai Prosedur, Kapolda: Jangan Dipelintir
Mutasi Kasatreskrim Polresta Barelang Sesuai Prosedur, Kapolda: Jangan Dipelintir

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Mutasi jabatan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota ( Kasatreskrim Polresta ) Barelang Batam, Kepulauan Riau Sabtu, 15 Juni 2024 lalu sudah benar dan sesuai prosedur.

Sebelum dimutasi, Kasat Reskrim Polresta Barelang dijabat Komisaris Polisi (Kompol) R. Moch. Dwi Ramadhanto mulai Desember 2023 hingga Juni 2024. Usai mutasi, ia berpindah tugas ke Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri).

Di Polda Kepri, R. Moch. Dwi Ramadhanto menduduki jabatan baru sebagai Kepala Urusan Pembinaan Pengamanan Sub Bidang Pengamanan Internal Polri Bidang Profesi dan Pengamanan (Kaurbinpam Subbidpaminal Bidpropam) Polda Kepri.

KPU KEPRI

Mutasi ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor: STR/315/VI/KEP./2024, STR/316/VI/KEP./2024, STR/317/VI/KEP./2024, dan STR/318/VI/KEP./2024 tanggal 14 Juni 2024 yang ditandatangani Kepala Biro (Karo) SDM Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si.

Tidak hanya Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto saja yang dimutasi. Melainkan ada 366 personel Polda Kepri dan jajarannya juga alih tugas jabatan atau mutasi. Mulai dari jajaran perwira, bintara, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Kepri.

Saat menjabat Kasat Reskrim Polresta Barelang Batam, Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto secara tegas menindak pelaku judi online. Termasuk menangkap bandar dan penjudi yang berkedok gelanggang permainan (gelper).

Selain itu, Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto dan tim berhasil membongkar praktik judi online di Batam beromset Rp 2 miliar per bulan. Ia dan jajarannya menggerebek lokasi perjudian di dua lokasi apartemen yang berbeda.

Ada 12 pelaku diamankan. Mulai dari operator, pengelola, dan pihak-pihak yang terlibat diringkus. Penindakan judi online adalah prioritas utamanya selama ia menjabat Kasat Reskrim Polresta Barelang Batam.

Kendati demikian, muncul kabar tidak sedap beredar di masyarakat yang ditujukan kepada Polda Kepri. Khususnya atas mutasi jabatan Kasat Reskrim Polresta Barelang Batam, R. Moch. Dwi Ramadhanto tersebut.

Ada pihak-pihak yang sengaja memelintir dan memperkeruh suasana atas mutasi jabatan Kasat Reskrim Polresta Barelang Batam itu. Demikian ditegaskan Kapolda Kepri, Irjen Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

“Saya sangat apresiasi dengan kinerja Kasat Reskrim Polresta Barelang (R. Moch. Dwi Ramadhanto, red). Ini dia kan mau dipromosikan untuk jenjang pengembangan karier pendidikan sespimen,” ujar Yan Fitri, Sabtu (22/6/2024).

Menanggapi kabar miring itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengatakan alih tugas jabatan dan mutasi merupakan hal yang sangat normal dan wajar.

Menurut Zahwani Pandra Arsyad setiap anggota kepolisian yang berdedikasi, berprestasi dan memiliki gebrakan akan diberikan promosi jabatan. Promosi ini untuk meraih jenjang yang lebih tinggi dalam karier di kepolisian.

Misalnya prestasi pengungkapan dan penindakan kasus, pemberantasan perjudian, mengungkap perdangangan manusia (human trafficking), penindakan curanmor, penindakan prostitusi atau prestasi-prestasi penegakan hukum lainnya.

Mutasi Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto, lanjut Pandra, jangan dikaitkan dengan hal-hal yang tidak semestinya. Masyarakat jangan berasumsi sendiri dan mengaitkan pemindahan itu karena faktor yang lain-lain.

Justru mutasi Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto supaya dirinya bisa konsentrasi dan fokus dalam tahapan seleksi jenjang pendidikan pengembangan karier di Polri. Yakni jenjang Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen).

“Bapak Kapolda Kepri (Irjen Pol. Yan Fitri Halimansyah, red) mengapresiasi kinerja R. Moch. Dwi Ramadhanto selama menjadi Kasat Reskrim Polresta Barelang. Beliau akan dipromosikan ke sespimen,” ujar Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu (22/6/2024).

Untuk bersekolah pendidikan sespimennya, lanjut Pandra, jika masih menjabat Kasat Reskrim Polresta Barelang Batam dikhawatirkan tidak fokus. Tentu saja akan berdampak dan mengganggu konsentrasinya.

Pandra menambahkan untuk penyegaran organisasi dan promosi jabatan, mutasi atau alih tugas dilakukan secara berkala. Tujuannya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas guna penyamaan pola pikir dan pola tindak dalam penyelenggaraan mutasi Polri.

“Kalau yang dipindah Kasat Reskrimnya saja tentu jadi pertanyaan besar kan? Kita tahu yang dimutasi ada 366 personel dan semuanya dalam rangka penyegaran dan promosi jabatan,” ujar Zahwani Pandra Arsyad meluruskan.(*)

Kiriman : Candra Puspo

Kapolda Kepri Mutasi Sejumlah Pejabat Intel dan Kasat Reskrim Polresta Barelang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO