Home Batam Lapangan Golf Palm Spring Siap Tampung 50 Ribu Golfer Singapura Main di...

Lapangan Golf Palm Spring Siap Tampung 50 Ribu Golfer Singapura Main di Batam

Golf Palm Spring di Batam
General Manager Palm Springs Golf & Country Club Steven Japari
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

BATAM – Bisnis pengelolaan lapangan Golf di Indonesia terkhusus di Kepulauan Riau (Kepri) akan mendapat limpahan penyewa dan pemain golf dari negara Singapura. Penyebabanya, lapangan Golf Marina Bay ditutup permanen setelah 18 tahun beroperasi akibat kebijakan restrukturisasi penggunaan lahan di Singapura. Menanggapi peluang tersebut, General Manager Palm Springs Golf & Country Club Steven Japari mengatakan, pihaknya sudah mendengar sudah 6 lapangan golf yang ditutup di Singapura, dalam dua tahun satu lapangan golf lainnya juga ikut menyusul. Total pemain golf atau golfer di Singapura diperkirakan mencapai 50 ribu pemain.

” Kita melihat situasi penutupan sejumlah lapangan golf disana akan menjadi potensi market bagi Batam yang ada 7 lapangan golf,” kata Steven dalam temu media Sinar Mas Land di Palm Springs Golf and Coutry Club di Nongsa, Rabu (04/09/2024)

Ditambahkan Steven, khusus untuk lapangan Golf Palm Spring merupakan lapangan golf dengan luas 244 hektare dan diklaim sebagai lapangan golf terbesar di Batam. Setiap tahunnya sekitar 40.000 golfer dari berbagai negara serta local tercatat bermain di Palm Spring.

Adapun persaingan Pemilik Golf di Kepri dalam merebut pasar golfer Singapura ialah Johor Bahru, terutama para pemain golf Singpura ke Johor tidak perlu membayar tiket ferry yang mahal, seperti ke Batam.

Namun menurut Steven, pagi golfer asal Singapura atau Malaysia, bermain golf di Indonesia, seperti Batam akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan, sebab hanya di lapangan golf di Batam yang menyediakan jasa caddy untuk menemani dan membantu golfer selama bermain.

” Para Golfer Singapura atau Malaysia tidak ada fasilitas bantuan jasa caddy, saat kita bertanding atau main. Itu keunggulan kita di Batam, paket bermain Golf termasuk bantuan caddy,” kata Steven.

Menurut Steven, potensi golfer asal Singapura jika bermain di Batam dalam setahun sekali saja telah dapat meraup keuntungan sebesar Rp 60 Miliar.

” Artinya tiap lapangan golf di Batam akan berpeluang merebut potensi market senilai Rp 8 Miliar,” kata Steven.

Menurut Steven, di satu sisi masalah biaya tiket ferry yang menghubungkan Batam – Singapura dinilai sangat mahal dibandingkan dengan situasi sebelumnya.

“Ini harus diperhatikan lagi oleh pihak terkait,” kata Steven.

BACA JUGA Adi Iswadi dan Mulnawarman Juarai Iluni UNP Golf Tournament III di Palm Springs Batam

Tapi, dengan diterbitkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 95 Tahun 2024 Tentang Bebas Visa Kunjungan, akan menjadi harapan besar bagi Kepri dalam menggairahkan kembali sektor pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

” Ada harapan untuk bisnis golf di Kepri dari Perpres 95 soal bebas visa kunjungan, terkhusus untuk ekspatrial di Singapura dimudahkan datang ke Kepri,” tambah Steven.

Dijelaskan juga, untuk mendukung kehadiran golfer Singpura ini, di Golf Palm Spring telah beroperasi layanan sewa kamar dengan Harga per malam Rp 500 ribu. Total ratusan kamar, dengan sistem Kerjasama investasi dari pembeli unit apartemen di Tower Kalani dan Kaina.

Sistem pemesanan bisa di cek ke REOTEL. (*)

Tulisan : Dedy Suwadha

@wartakepri.co.id Berita TikTok – Lapangan Golf Palm Spring Siap Tampung 50 Ribu Golfer Singapura Main di Batam #golf #golfer #batam #palmsprings #Singapura #kepri #lapangangolf #nuvasabay ♬ suara asli – WartaKepri.co.id

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp