
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Ayu Anggelina (16), siswi kelas XI SMAN 1 Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau patut diacungi jempol.
Pasalnya, putri pasangan Yamin dan Fitri Yanti ini keluar sebagai juara 3 dalam ajang Batam Internasional Marching Art Competition 2024, yang diselenggarakan sejak tanggal 11 hingga 13 Oktober 2024 di Dataran Engku Putri, Kota Batam.
Dibawah binaan grup marching band Bumi Berazam Marching Corps tersebut, gadis manis berparas ayu kelahiran Palembang, 6 Maret 2008 ini mampu menyingkirkan ratusan peserta lainnya, pada kategori Street Parade.
Pembukaan acara ini dihadiri oleh Pjs Walikota Batam, Andi Agung, yang turut memberikan support dan semangat kepada seluruh peserta.
“Alhamdulillah, sangat senang dengan prestasi yang diraih ini, berkat dukungan dari orang tua dan terus berlatih sehingga mampu membawa nama harum sekolah,” kata Anggelina, Jum’at (18/10/2024).
“Semoga saja pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa dan siswi lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas dan bakat serta berusaha meraih prestasi di bidang lainya,” tambah Anggelina.
Karena menurutnya, tidak hanya pada grup marching band saja ia dapat mengukir prestasi, akan tetapi juga di bidang lainya seperti fashion show.
“Pernah beberapa kali menjuarai perlombaan fashion show, memang sejak kecil hobi dan senang berkecimpung di dunia kesenian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyebut, event ini menjadi ajang daya tarik wisatawan di Batam pada akhir pekan ini.
“Dengan event ini, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Batam,” ujar Ardiwinata, disadur dari laman resmi Disbudpar Kota Batam.
Batam Internasional Marching Art Competition (BIMAC) 2024 sendiri, kata Ardiwinata telah diikuti oleh 16 regu, dengan total keseluruhan 800 orang peserta, baik dari dalam maupun luar negeri.
Tidak hanya itu saja, masih kata Ardiwinata, pihak panitia Batam Internasional Marching Art Competition (BIMAC) 2024, telah menyiapkan total hadiah senilai Rp 150 juta.
“Pelaksanaan BIMAC merupakan kegiatan perdana, sebagai bentuk aplikasi dari salah satu tupoksi kami yaitu ekonomi kreatif, khususnya di sektor musik,” tutur Ardiwinata.
Acara semakin meriah, diwarnai dengan pertunjukan Street Parade yang spektakuler, menampilkan berbagai sekolah dan komunitas marching band yang menunjukkan kreativitas bakat para siswa dan siswi.
Para peserta juga mampu memberikan berbagai pertunjukan seperti Street Parade, Color Guard, dan Drumline Battle, termasuk peserta dari Sultanah Asma Kedah Malaka Malaysia.(Aman)




























