
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Diduga depresi, seorang pria berinisial J (26) warga Baran I, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, nekat bunuh diri dengan melompat dari lantai 4 RSUD HM Sani, dengan ketinggian 13 meter.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, diketahui J telah mengidap HIV tahap awal, diperparah dengan penyakit TBC dan batuk yang dideritanya.
Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa menjelaskan, mayat korban ditemukan tergeletak dengan posisi telungkup di lantai I RSUD Karimun dengan infus yang masih menempel di tangan.
“Mayat korban pertama kali ditemukan oleh security RSUD HM Sani, selanjutnya melaporkan kepada pihak kepolisian,” terang Robby, Senin, 5 September 2025.
Kapolres menambahkan, Korban J merupakan pasien penghuni kamar nomor 410 di lantai 4 RSUD HM Sani dan sudah dirawat sejak 12 September 2025.
“Korban mengalami depresi parah, tidak bisa tidur (insomia) seminggu, bahkan suka sedih dan menangis hingga menyendiri,” pungkasnya.
Kapolres berujar bahwa, pihak keluarga korban sudah menerima penyebab kematian korban dan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap mayatnya.
“Hingga saat ini kami terus menyelidiki penyebab pasti tewasnya korban,” tandasnya.(Junizar)
































