
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Di tengah generasi muda yang terus berinovasi, muncul sosok dara cantik asal Tanjungbalai Karimun yang membawa semangat “Bumi Berazam” dalam setiap langkahnya.
Ia adalah Azura Cahya Juwita (21), seorang gadis muda multitalenta yang membuktikan bahwa bakat dan pengabdian kepada keluarga adalah resep utama menuju kesuksesan.
Lahir di Tanjungpinang pada 13 Januari 2005 silam, gadis ayu yang akrab disapa Juwita ini merupakan putri ketiga dari empat bersaudara, pasangan Endang Sudarman dan Murningsih.
Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang suportif, Juwita mengasah kemampuannya tidak hanya di satu bidang, melainkan memadukan dua dunia yang berbeda, yakni kuliner dan seni tari.
Menari di atas panggung, meracik di balik dapur
Bagi Juwita, memasak bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan sebuah seni meracik rasa.
Sebagai seorang peracik kuliner muda, ia memiliki ketelitian dalam memadukan bumbu, layaknya ketelitian yang ia tunjukkan saat membawakan gerakan tari.
Hobi menari dan memasak yang ia tekuni bukan hanya pengisi waktu luang, melainkan cara Juwita mengekspresikan diri.
Kedisiplinan dalam berlatih tari tercermin dalam kesabarannya saat mengolah masakan, menciptakan harmoni yang unik dalam kepribadiannya.
Menu andalannya sebagai pendamping menyeruput secangkir kopi diantaranya roti kukus srikaya, roti goreng, roti bakar, pisang goreng, singkong goreng keju, tela-tela dan lumpia kering, yang rasanya dijamin bikin lidah para konsumen ketagihan.

Menatap 2026: ingin menjadi sosok yang bermanfaat
Setiap langkah yang diambil Juwita memiliki tujuan yang mulia. Menyongsong tahun 2026 yang akan datang, Juwita telah mematri harapan besar di hatinya.
Bukti nyata bahwa pemuda dari daerah memiliki potensi besar untuk bersinar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia tidak hanya mengejar kesuksesan secara personal, namun memiliki visi yang lebih dalam.
“Saya ingin menjadi orang yang sukses dan berguna, baik bagi keluarga maupun bagi orang-orang di sekitar saya,” ungkapnya dengan penuh keyakinan, Rabu, 31 Desember 2025.
Menurutnya, kesuksesan sejati bukan hanya tentang pencapaian materi, melainkan seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada lingkungan terdekat.
“Jangan takut menekuni lebih dari satu bidang. Kreativitas sering muncul dari persilangan dua hobi yang berbeda,” kata gadis yang kesehariannya meracik kopi di Kedai Abu Dafi #11, Ruko Bellavisata, Blok A1, Nomor 10, RT. 03, RW. 02, Kampung Harapan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Kode Pos 29668, Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau ini.
Ia berujar bahwa, menjadikan keluarga sebagai motivasi utama adalah bahan bakar terbaik untuk meraih mimpi.
“Memiliki target yang spesifik untuk masa depan, membantu agar tetap fokus dan konsisten,” ujarnya mengakhiri.
Penulis: Junizar
Editor: Azis Maulana

































