
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al-Falah sekaligus menghadiri prosesi penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di Perumahan Central Hills, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pengembang, masyarakat, dan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan sarana ibadah di kawasan permukiman. Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada PT Menteng Griya Lestari Central Hills dan pengurus yayasan yang telah berkolaborasi melalui fasilitasi Pemerintah Kota Batam.
“Terima kasih kepada Pak Erianto, Ibu Mary, dan Daeng Harianto. Kerja kolektif ini menjadi sinyal penting bahwa perbedaan latar belakang tidak perlu dipertentangkan. Yang terpenting adalah mencari solusi dan membangun kebersamaan,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Batam sangat ditentukan oleh kondusivitas wilayah serta kerukunan masyarakat. Menurutnya, pemerintah membutuhkan kritik yang membangun dan disertai solusi, bukan narasi yang berpotensi memecah persatuan.
“Batam membutuhkan orang-orang yang mampu menumbuhkan rasa kebersamaan. Visi Batam sebagai Bandar Madani hanya dapat terwujud apabila masyarakatnya taat beragama, saling peduli, patuh hukum, dan hidup dalam harmoni,” tegasnya.
Amsakar juga menepis anggapan bahwa kehidupan perkotaan dan kawasan industri menjauhkan masyarakat dari nilai spiritual. Ia menilai antusiasme warga Batam dalam berbagai kegiatan keagamaan mencerminkan tingkat toleransi dan spiritualitas yang tinggi.
“Mulai dari kegiatan selawat di Masjid Raya, perayaan Natal, peringatan Isra Mikraj, hingga menyambut Imlek, semuanya menunjukkan bahwa Batam adalah kota yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Amsakar menyatakan komitmen Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam untuk mengawal pembangunan Masjid Jami Al-Falah hingga selesai. Secara pribadi, ia juga menyerahkan bantuan awal sebesar Rp25 juta guna mempercepat proses pembangunan.
“Kami adalah orang tua bagi seluruh masyarakat Batam. Tugas pemerintah mengayomi semua golongan tanpa membeda-bedakan. Kebersamaan ini harus terus dijaga. Untuk pembangunan masjid, silakan ajukan proposal agar dapat diproses lebih lanjut,” tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Batam Rival Pribadi dan Buya Sapari Ramadan, Kapolresta Barelang yang diwakili AKP Mardalis, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Budi Dharmawan, serta Ketua MUI Kota Batam Lukman Rifai.
Hadir pula Direktur Utama PT Menteng Griya Lestari Erianto Tedjakusuma, Direktur Utama Central Hills Mary, Ketua Dewan Pembina Yayasan Jami Al-Falah Daeng Harianto, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Masjid Jami Al-Falah diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan umat, penguatan nilai sosial, serta perekat silaturahmi warga di kawasan Central Hills.(Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

























