
WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 (2026), Kepolisian Sektor (Polsek) Siantan proaktif melakukan langkah koordinasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan umat Buddha di Kepulauan Anambas. Kapolsek Siantan melakukan kunjungan silaturahmi ke Wihara Dewa Gunung Siantan guna memastikan rangkaian ibadah berjalan kondusif, Rabu (21/1/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan merayakan hari besar keagamaan di wilayah hukum Polsek Siantan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Siantan Iptu Dodi Setiawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadah dengan tenang sesuai keyakinan masing-masing.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memantau kesiapan keamanan di Wihara Dewa Gunung Siantan menjelang puncak perayaan Imlek. Fokus kami adalah memberikan rasa aman, sehingga saudara-saudara kita yang merayakan dapat beribadah dengan khidmat tanpa rasa khawatir,” ujar Kapolsek Siantan.
Selain membahas skema pengamanan, Kapolsek juga mengimbau agar pihak pengelola wihara terus menjalin komunikasi aktif dengan personel di lapangan jika terdapat hal-hal yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua Wihara Dewa Gunung Siantan Elly menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polsek Siantan atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolsek atas kunjungannya. Perhatian ini sangat berarti bagi kami dalam menyambut pelaksanaan Imlek 2026 di Kepulauan Anambas,” ungkap Ketua Wihara.
Beliau menambahkan bahwa kerja sama antara pihak wihara dan kepolisian selama ini telah berjalan dengan sangat baik, sehingga toleransi dan kerukunan umat beragama di wilayah Siantan tetap terjaga dengan erat.
Pihak Kepolisian rencananya akan menempatkan sejumlah personel untuk berjaga di titik-titik keramaian dan tempat ibadah selama perayaan Imlek berlangsung. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mengatur arus lalu lintas di sekitar area wihara.
Silaturahmi ini diakhiri dengan peninjauan singkat kondisi fisik wihara dan koordinasi teknis terkait waktu pelaksanaan ibadah puncak, demi menjamin segala sesuatunya berjalan lancar sesuai rencana.(*)
Penulis: Rama






























