
WARTAKEPRI.co.id, BATANG – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang menginformasikan tiga orang pelajar meninggal dunia akibat tertemper Kereta Api Argo Merbabu saat mereka sedang berswafoto di sekitar jalur kereta GOR Sarengat Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu.
Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan usai tiga pelajar tertemper, Kereta Api (KA) Argo Merbabu sempat berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana.
“Setelah dinyatakan aman oleh awak sarana perkeretaapian, kereta berangkat kembali pukul 07.09 WIB,” kata Luqman di Batang.
Sebelumnya, berita tiga remaja perempuan tewas mengenaskan setelah tersambar kereta api di perlintasan wilayah Kedungmiri, Kasepuhan, Kabupaten Batang, pada Sabtu (21/2/2026) pagi.
Peristiwa tragis ini terjadi usai ketiganya bersama sejumlah muda-mudi lainnya diduga tengah merekam video di perlintasan rel kereta, tidak lama setelah waktu sahur.
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, ketiga korban tampak fokus mengambil video saat kereta datang dari arah barat menuju timur. Namun, dari arah berlawanan — yakni timur menuju barat — melintas kereta lain yang kemudian menyambar ketiganya.
“Mereka berdiri di tengah rel, fokus ke arah barat karena melihat kereta datang. Tiba-tiba dari timur juga lewat kereta dan langsung menghantam mereka,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Akibat benturan keras, dua korban ditemukan tewas di sekitar lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya terseret sejauh kurang lebih 3 kilometer sebelum akhirnya ditemukan oleh petugas.
Ketiga korban diperkirakan berusia antara 13 hingga 16 tahun dan seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Saat ini, jenazah mereka disemayamkan di kamar jenazah RSUD Kalisari Batang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Batang Kota yang wilayahnya berdekatan dengan lokasi kejadian belum memberikan keterangan resmi, karena masih menunggu data identitas lengkap para korban serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kronologi Kejadian
– Sekitar pukul 05.00 WIB – Sejumlah remaja berkumpul di area perlintasan kereta Kedungmiri, Kasepuhan, usai sahur.
– Tiga remaja perempuan berdiri di rel untuk merekam video kereta yang datang dari arah barat ke timur.
– Saat kamera sedang merekam, kereta dari arah timur ke barat melintas dengan kecepatan tinggi.
– Ketiganya tidak sempat menghindar dan langsung tersambar kereta.
– Dua korban ditemukan di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya terseret hingga 3 kilometer.
– Warga kemudian melapor ke pihak kepolisian dan evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan. (*)
Editor : Dedy Suwadha



























