WARTAKEPRI.co.id – Selang beberapa menit gencar pemberitaan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas oleh media media amerika dan eropa. Tiba Tiba media sosial atas nnama Media Iran Times memposting menyatakan Ali Khamenei dan presiden dalam aman.
Berikut isi postingannya, Iran Times @IranTimes9 Breaking pada 2.52 AM · 1 Mar 2026 dan dilihat 2,9 jt Tayangan
Iran has given a clear and unequivocal response to the claims made by Benjamin Netanyahu. The Supreme Leader, Ayatollah Ali Khamenei, and the Iranian President are completely safe. The country’s entire governmental system is functioning normally, with no disruption whatsoever.
Diterjemahkan dari bahasa Inggris oleh
Iran telah memberikan tanggapan yang jelas dan tegas terhadap klaim yang dibuat oleh Benjamin Netanyahu. Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, dan Presiden Iran sepenuhnya aman. Seluruh sistem pemerintahan negara berfungsi normal, tanpa gangguan apa pun.
Postingan Kedua
Iran Times @IranTimes9
Iranian Foreign Minister Araghchi Confirmed :
Ayatollah Ali Khamenei and President Masoud Pezeshkian are alive, All high-ranking officials are alive everything is fine.
Diterjemahkan dari bahasa Inggris oleh
Menteri Luar Negeri Iran Araghchi Mengkonfirmasi:
Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian masih hidup, semua pejabat tinggi masih hidup, semuanya baik-baik saja.
Diberikan sebelumnya dari sejumlah media internasional menjelaskan adanya Seorang pejabat senior Israel mengklaim bahwa Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan militer gabungan yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Pernyataan itu disampaikan kepada Reuters, namun hingga kini tidak ada konfirmasi resmi dari pihak Iran mengenai nasib sang pemimpin yang berusia 86 tahun itu.
Menurut klaim tersebut, operasi militer – yang disebut sebagai bagian dari upaya menghentikan ancaman nuklir dan keamanan yang diduga berasal dari Teheran – berhasil menargetkan kepemimpinan tertinggi Iran, termasuk kompleks tempat Khamenei berada.
Presiden Amerika Serikat menyatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk “mengakhiri ancaman terhadap keamanan nasional AS dan memberikan peluang bagi rakyat Iran untuk bangkit melawan pemerintah mereka.”
Laporan internasional lainnya menyebutkan bahwa sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk komandan militer dan tokoh penting lainnya, juga menjadi korban dalam serangan tersebut.
Namun berita tentang tewasnya Khamenei masih memiliki laporan yang saling bertentangan, dan beberapa sumber internasional belum menerima konfirmasi independen atau pernyataan resmi dari Teheran mengenai kondisi pemimpin tertinggi Iran.
Ayatollah Ali Khamenei, yang menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, memegang kekuasaan tertinggi atas struktur militer, politik, dan keagamaan negara itu. Di bawah kepemimpinannya, Iran menjadi aktor kunci dalam dinamika geopolitik Timur Tengah, termasuk dukungan terhadap kelompok proksi dan kebijakan luar negeri yang sering berseberangan dengan kepentingan Israel dan negara-negara Barat.(*)
Editor Dedy Suwadha
Inikah? Alasan yang Bikin Israel-AS Luncurkan Serangan Besar-Besaran ke Iran
































