Home Berita Utama Inikah? Alasan yang Bikin Israel-AS Luncurkan Serangan Besar-Besaran ke Iran

Inikah? Alasan yang Bikin Israel-AS Luncurkan Serangan Besar-Besaran ke Iran

Iran dan Israel 2026
Operasi militer yang mendapat nama sandi Operation Lion’s Roar ini dianggap sangat berbeda dari konflik sebelumnya yang dikenal sebagai Perang 12 Hari pada pertengahan 2025 lalu.
PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id – Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel Defense Forces bersama United States Armed Forces melancarkan serangan besar terhadap wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Operasi militer yang mendapat nama sandi Operation Lion’s Roar ini dianggap sangat berbeda dari konflik sebelumnya yang dikenal sebagai Perang 12 Hari pada pertengahan 2025 lalu.

Dilansir Sindonews.com yang dirangkum dari berbagai sumber global, ada lima penilaian Amerika dan Israel mengapa eskalasi serangan kali ini dipandang lebih luas dan berdampak besar:

WhasApp

1. Luasnya Target Serangan di Seluruh Iran

Serangan kali ini tidak hanya menyasar fasilitas militer atau nuklir seperti sebelumnya, tetapi menyebar ke lebih dari 10 kota besar di seluruh Iran, termasuk pusat-pusat pemerintahan dan pangkalan militer utama, sehingga menunjukkan dimensi operasi yang jauh lebih besar.

2. Menyerang Saat Iran Dalam Kondisi Lebih Lemah

Menurut analis keamanan internasional, serangan ini didorong oleh anggapan bahwa rezim Iran kini berada pada titik kelemahan strategis menyusul tekanan ekonomi, protes massal domestik, serta kekurangan dukungan internasional. Pendekatan ini berbeda dengan Perang 12 Hari yang lebih reaktif.

3. Fokus Pada Lemahnya Sistem Rudal dan Infrastruktur

Operasi kali ini menargetkan infrastruktur rudal dan kemampuan pertahanan Iran secara langsung, bukan hanya fasilitas nuklir yang pernah menjadi fokus utama Perang 12 Hari. Pendekatan ini dimaksudkan untuk melemahkan kapasitas Iran secara lebih permanen.

4. Tujuan Politik yang Lebih Ambisius

Serangan ini bukan hanya soal ancaman nuklir seperti sebelumnya, tetapi juga terlihat sebagai upaya untuk melemahkan rezim Iran secara keseluruhan dan memaksa perubahan kebijakan atau bahkan pemerintahan di Teheran. Hal ini menunjukkan tujuan yang jauh lebih luas dan berisiko tinggi.

5. Situasi Geopolitik yang Berbeda

Serangan terjadi di tengah upaya diplomatik dan negosiasi nuklir antara AS dan Iran yang sedang berlangsung, sehingga memicu spekulasi luas bahwa operasi militer ini bertujuan mematahkan negosiasi dan memaksakan tekanan maksimal terhadap Iran.

Respons Iran dan Dampak Regional

Serangan gabungan ini memicu balasan rudal dan serangan drone oleh Iran, yang dilaporkan mengenai sejumlah pangkalan militer Israel dan AS di kawasan Teluk, termasuk di negara-negara Arab tetangga. Kondisi ini memicu kekhawatiran eskalasi konflik yang dapat meluas ke seluruh wilayah.

Sementara itu, militer dan warga sipil di berbagai kota Iran dilaporkan mengalami kepanikan luas setelah gelombang serangan, mengakibatkan evakuasi massal dari pusat kota termasuk Teheran dan beberapa wilayah besar lainnya.

Pertempuran terbaru antara Israel–AS dan Iran bukan sekadar lanjutan konflik sebelumnya. Skala serangan, tujuan strategis yang lebih berani, serta respons internasional menjadikannya peristiwa konflik paling signifikan sejak Perang 12 Hari. Para analis menilai, perkembangan berikutnya akan menentukan arah politik dan keamanan kawasan Timur Tengah dalam beberapa bulan mendatang.(*)

Sumber : Sindonews
Editor : Dedy Suwadha

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 Imsyakiyah Batam HPN 2026