
WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali melepas ekspor komoditas perikanan unggulan ke pasar internasional. Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad yang diwakili Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari secara resmi melepas ekspor fillet ikan anggoli tujuan Sydney, Australia, di ruang VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Sabtu (7/3/2026).
Ekspor tersebut dilakukan oleh PT Bintan Intan Gemilang (PT BIG), perusahaan pengolahan hasil perikanan yang beroperasi di Kijang, Kabupaten Bintan. Prosesi pelepasan ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pengiriman komoditas perikanan unggulan Kepulauan Riau ke pasar global.
Produk yang dikirim berupa fillet ikan anggoli atau Fresh Goldband Snapper (Pristipomoides multidens), salah satu jenis ikan demersal bernilai ekonomi tinggi yang memiliki permintaan cukup besar di pasar internasional.
Pada pengiriman kali ini, PT BIG mengekspor sebanyak 37 boks fillet ikan anggoli dengan total berat 759,45 kilogram atau sekitar 0,76 ton. Nilai ekspor tersebut mencapai AUD 9.957,60 atau setara sekitar Rp118,5 juta.
Bahan baku ikan yang diolah berasal dari hasil tangkapan nelayan di berbagai wilayah perairan Kepulauan Riau, seperti Kabupaten Bintan, Natuna, Kepulauan Anambas, Tambelan, hingga kawasan perairan sekitarnya.
BACA JUGA BI Kepri Nilai Dampak Ekonomi Perang Iran akan Pengaruhi Industri Ekspor dan Impor di Batam
Untuk proses pengiriman, produk diekspor melalui jalur udara dari Tanjungpinang menuju Jakarta menggunakan maskapai Citilink, kemudian dilanjutkan penerbangan dari Jakarta menuju Sydney dengan maskapai Garuda Indonesia.
Dalam sambutannya, Dewi Kumalasari menyampaikan apresiasi kepada PT Bintan Intan Gemilang atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan sektor perikanan di Kepulauan Riau.
Menurutnya, Gubernur Ansar Ahmad memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap pengembangan ekspor komoditas perikanan dari daerah, termasuk upaya memperluas pasar hingga mancanegara.
“Gubernur selalu mendukung kegiatan ekspor perikanan dari Kepulauan Riau dan berharap usaha ini terus berkembang tanpa hambatan. Kita melihat bagaimana komitmen dan kerja keras PT BIG sejak awal hingga mampu berkembang seperti sekarang,” ujarnya.
Ia juga berharap keberadaan industri pengolahan perikanan di daerah mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat, mulai dari peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan sektor perikanan daerah.
Sementara itu, Direktur PT Bintan Intan Gemilang Dinaria menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghasilkan produk perikanan berkualitas sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor perikanan di Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Bintan.
Dinaria juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan ekspor tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah hadir dan mendukung kegiatan ekspor ini. Semoga ke depan kita bisa terus bersama-sama membangun industri perikanan yang semakin maju di Kepulauan Riau,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau Said Sudrajad, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau Riki Rionaldi, perwakilan Bea Cukai Tanjungpinang Erwan Syaiful Kholik, Plt BPPMHP Tanjungpinang Arrofik, serta perwakilan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau Fika Diah Wijayanti.(*)
Editor : Dedy Suwadha






























