JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu pagi (11/3/2026). Harga emas ukuran 1 gram tercatat naik Rp40.000 menjadi Rp3.087.000 per gram.
Berdasarkan data resmi situs Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga emas Antam hari ini naik Rp40 ribu dibandingkan harga pada Selasa (10/3) yang berada di level Rp3,047 juta per gram.
Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam berada di level Rp3.047.000 per gram.
Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Harga buyback kini dipatok sekitar Rp2.936.000 per gram. Nilai ini merupakan harga yang diberikan Antam jika masyarakat menjual kembali emas batangan mereka.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia, berikut rincian harga emas Antam pada Rabu (11/3/2026):
-
0,5 gram: Rp1.593.500
-
1 gram: Rp3.087.000
-
2 gram: Rp6.114.000
-
3 gram: Rp9.146.000
-
5 gram: Rp15.210.000
-
10 gram: Rp30.365.000
-
25 gram: Rp75.787.000
-
50 gram: Rp151.495.000
-
100 gram: Rp302.912.000
-
250 gram: Rp757.015.000
-
500 gram: Rp1.513.820.000
-
1.000 gram: Rp3.027.600.000
Emas Galeri24
0,5 gram: Rp1.617.000
1 gram: Rp3.083.000
2 gram: Rp6.090.000
5 gram: Rp15.113.000
10 gram: Rp30.146.000
25 gram: Rp 74.959.000
50 gram: Rp 149.799.000
100 gram: Rp299.451.000
250 gram: Rp746.789.000
500 gram: Rp1.493.577.000
1.000 gram: Rp2.987.153.000
Emas UBS
0,5 gram: Rp1.678.000
1 gram: Rp3.106.000
2 gram: Rp6.164.000
5 gram: Rp15.230.000
10 gram: Rp30.301.000
25 gram: Rp75.601.000
50 gram: Rp 150.892.000
100 gram: Rp301.665.000
250 gram: Rp753.941.000
500 gram: Rp1.506.112.000
Dalam transaksi pembelian emas batangan, pembeli juga dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk pemegang NPWP, pajak penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,45 persen, sementara bagi yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif 0,9 persen.
Kenaikan harga emas ini menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. (*)
Editor : Dedy Suwadha






























