Dedy Suwadha
Home Anambas Sekda Anambas Pimpin Rapat Roadmap KIE Sampah, Siapkan Sanksi dan Strategi Terpadu

Sekda Anambas Pimpin Rapat Roadmap KIE Sampah, Siapkan Sanksi dan Strategi Terpadu

Sekda Anambas Pimpin Rapat Roadmap KIE Sampah, Siapkan Sanksi dan Strategi Terpadu
Sahtiar menegaskan bahwa persoalan sampah di Anambas terus meningkat dari waktu ke waktu dan membutuhkan penanganan serius dari semua pihak.
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

 WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Sekda Anambas Sahtiar memimpin rapat penyusunan Roadmap Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) pengelolaan sampah sekaligus pembahasan sanksi administratif di Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (27/04/2026).

Rapat yang digelar di Kantor Bupati Anambas ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendekatan edukatif.

Dalam arahannya, Sahtiar menegaskan bahwa persoalan sampah di Anambas terus meningkat dari waktu ke waktu dan membutuhkan penanganan serius dari semua pihak. Kondisi geografis sebagai wilayah kepulauan turut menjadi tantangan besar, terutama karena sampah tidak hanya berasal dari daratan, tetapi juga kiriman dari laut.

“Permasalahan sampah akan terus meningkat jika tidak ditangani dengan strategi yang tepat. Anambas memiliki karakteristik kepulauan, sehingga penanganannya harus komprehensif, mencakup darat dan laut,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh hanya sebatas rutinitas angkut dan buang, melainkan harus diarahkan pada solusi yang lebih efektif dan bernilai guna.

Selain itu, Pemkab Anambas juga tengah menyiapkan regulasi yang lebih tegas, termasuk penerapan sanksi administratif terhadap pelanggaran pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya edukasi dan perubahan perilaku masyarakat.

“Perlu ada aturan yang jelas, termasuk sanksi, agar kesadaran masyarakat meningkat dan pengelolaan sampah menjadi lebih tertib,” tegasnya.

Rapat ini turut menghadirkan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia melalui virtual oleh Sayid Muhadhar. Ia mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi Anambas, seperti keterbatasan infrastruktur, anggaran, serta belum optimalnya sistem pengolahan sampah.

Menurutnya, pengelolaan sampah saat ini masih didominasi pola konvensional tanpa pemanfaatan maksimal, sementara timbulan sampah per kapita masih tergolong tinggi.

Ia juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis, mulai dari pembatasan sampah sekali pakai, penguatan regulasi daerah, hingga pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dan penguatan pasar untuk sampah non-organik.

Rapat ini melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan guna menyelaraskan langkah serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif di Anambas.

📊 Tabel Tantangan Pengelolaan Sampah di Anambas

No Tantangan Utama Keterangan
1 Geografis Kepulauan Sulit dijangkau, sampah datang dari darat dan laut
2 Keterbatasan Infrastruktur Belum memadai, termasuk Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)
3 Keterbatasan Anggaran Dukungan pembiayaan masih terbatas
4 Pola Konvensional Masih sebatas angkut dan buang tanpa pengolahan optimal
5 Timbulan Sampah Tinggi Volume sampah per kapita masih di atas target ideal

Melalui penyusunan roadmap ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menargetkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan serta masyarakat.(*)

Editor : Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026