
PASAMAN – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman yang juga Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, memimpin rapat kerja (Raker) perdana Pengurus PMI Kabupaten Pasaman masa bakti 2026–2031 di Sekretariat PMI Pasaman, Selasa (23/6/2026).
Dalam rapat tersebut, Parulian menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan stok darah bagi masyarakat Pasaman. Menurutnya, pelayanan donor darah merupakan salah satu tugas utama PMI yang harus berjalan optimal demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita pastikan stok darah selalu tersedia di PMI sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat,” tegas Parulian saat membuka rapat kerja.
Raker perdana ini menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus, relawan, serta perwakilan berbagai bidang di lingkungan PMI Kabupaten Pasaman.
Dalam arahannya, Parulian menekankan bahwa rapat kerja harus menjadi wadah untuk menyatukan visi, misi, dan langkah seluruh pengurus dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Ia berharap setiap program yang dirancang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan.
“Raker ini menjadi fondasi bagi kepengurusan baru untuk menyusun program yang terukur, realistis, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kita ingin PMI Pasaman semakin hadir, semakin kuat, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Pada forum tersebut, masing-masing bidang memaparkan rencana kerja yang mencakup penguatan organisasi dan relawan, peningkatan pelayanan donor darah, kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana, pendidikan dan pelatihan, hubungan masyarakat, kerja sama antar lembaga, hingga pengembangan sumber daya dan pendanaan organisasi.
Selain menyusun program kerja tahunan, peserta rapat juga membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kapasitas relawan, memperluas jaringan kemitraan, serta memperkuat kontribusi PMI dalam mendukung program pembangunan daerah.
Melalui rapat kerja perdana ini, PMI Kabupaten Pasaman diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang berlandaskan prinsip-prinsip kemanusiaan serta menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat.
Raker berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Sejumlah rekomendasi strategis berhasil dirumuskan dan akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja PMI Kabupaten Pasaman selama masa bakti 2026–2031.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan H. Parulian, PMI Pasaman diharapkan semakin responsif dalam menjawab berbagai kebutuhan kemanusiaan, terutama dalam menjaga ketersediaan stok darah serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat dan bencana.
Editor: Taufik Chaniago


























