JAKARTA — Nama Elkan William Tio Baggott kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol penting yang menyelamatkan Timnas Indonesia dari kekalahan pada final FIFA ASEAN Cup 2026.
Bek tengah kelahiran Bangkok, Thailand, 23 Oktober 2002 itu mencetak gol pada menit ke-116 saat Indonesia menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Gol tersebut membuat skor kembali imbang 2-2 setelah Indonesia sempat tertinggal 1-2 pada babak tambahan waktu. Indonesia kemudian memenangkan adu penalti 4-2 dan menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup.
Gol Dramatis Baggott
Indonesia sempat unggul melalui Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand hanya membutuhkan tiga menit untuk menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron.
Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mampu mencetak gol melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.
Dalam kondisi tertekan, Indonesia terus mengejar gol penyeimbang.
Lima menit kemudian, Baggott muncul di waktu yang tepat. Bek bertubuh tinggi tersebut melepaskan tembakan yang mengenai bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Thailand.
Gol pada menit ke-116 itu mengubah skor menjadi 2-2 sekaligus membawa pertandingan ke adu penalti.
Indonesia akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti. Kiper Emil Audero menjadi salah satu pahlawan setelah menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya.
Lahir di Bangkok, Pilih Membela Indonesia. Ada cerita menarik di balik perjalanan Baggott bersama Timnas Indonesia.
Elkan Baggott lahir di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2002. Ia memiliki darah Indonesia dari keluarganya dan kemudian memilih memperkuat Indonesia di level internasional.
Dengan tinggi sekitar 1,94–1,96 meter, Baggott memiliki keunggulan dalam duel udara dan menjadi salah satu bek dengan postur paling menjulang di skuad Garuda. Ia bermain di posisi bek tengah dan memiliki kaki kiri sebagai kaki dominan.
Pilihan Baggott untuk membela Indonesia membuat namanya mulai dikenal luas oleh publik sepak bola Tanah Air. Ia kemudian menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior pada 2021.
Menimba Ilmu di Sepak Bola Inggris
Perjalanan Baggott di sepak bola profesional banyak ditempa di Inggris. Ia bergabung dengan akademi Ipswich Town pada 2016 dan berkembang melalui sistem pembinaan klub tersebut sebelum mendapat kesempatan bermain di level senior.
Untuk mendapatkan pengalaman dan menit bermain, Baggott kemudian menjalani sejumlah masa peminjaman, antara lain bersama King’s Lynn Town, Gillingham, Cheltenham Town, Bristol Rovers dan Blackpool.
Pengalaman bermain di sepak bola Inggris menjadi modal penting bagi Baggott untuk mengembangkan kemampuan bertahan, membaca permainan dan menghadapi penyerang dengan karakter berbeda.
Pada 2026, Baggott tercatat memperkuat Millwall. Data terbaru juga mencatat Baggott sebagai pemain berkaki kiri dengan posisi utama bek dan nomor punggung 12.
Andalan di Lini Belakang Garuda
Postur tinggi menjadi salah satu kekuatan utama Baggott. Dalam situasi bola mati, ia memiliki kemampuan memenangkan duel udara sekaligus menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Selain kemampuan bertahan, Baggott juga mampu membantu serangan melalui bola-bola mati maupun situasi ketika tim membutuhkan gol.
Hal tersebut kembali terlihat pada final FIFA ASEAN Cup 2026.
Baggott bukan hanya bertugas menghentikan serangan Thailand. Ketika Indonesia membutuhkan gol pada menit-menit akhir, ia justru menjadi pemain yang menyelamatkan peluang Garuda untuk merebut trofi.
Baggott dan Momen yang Tidak Terlupakan
Menariknya, FIFA mencatat bahwa Baggott lahir di Bangkok, kota tempat final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dalam konteks sepak bola Asia Tenggara, meskipun laga final sendiri digelar di Jakarta.
Di SUGBK, Baggott menjalani salah satu pertandingan paling penting dalam kariernya.
Ia sempat terlibat dalam situasi yang berujung pada gol Thailand saat babak tambahan waktu. Namun, Baggott segera bangkit dan membayar kesalahan tersebut dengan mencetak gol penyama kedudukan.
Respons tersebut memperlihatkan mental seorang pemain yang mampu bangkit dalam tekanan.
Profil Elkan Baggott
| Data | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Elkan William Tio Baggott |
| Tanggal lahir | 23 Oktober 2002 |
| Tempat lahir | Bangkok, Thailand |
| Usia | 23 tahun |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Posisi | Bek tengah |
| Kaki dominan | Kiri |
| Tinggi | Sekitar 194-196 cm |
| Klub | Millwall |
| Nomor punggung | 12 |
| Timnas senior | Indonesia |
| Debut senior | 2021 |
Dari Bek Muda Menjadi Pahlawan Juara
Perjalanan Elkan Baggott menunjukkan bagaimana pemain muda dengan latar belakang sepak bola Inggris berkembang menjadi bagian penting Timnas Indonesia. Di final FIFA ASEAN Cup 2026, perannya menjadi semakin istimewa.
Gol Baggott pada menit ke-116 bukan sekadar gol penyama kedudukan. Gol itu menjaga Indonesia tetap hidup dalam perebutan gelar.
Setelah pertandingan dilanjutkan ke adu penalti, Indonesia akhirnya menang 4-2 atas Thailand dan mengangkat trofi perdana FIFA ASEAN Cup.
Bagi Baggott, malam di SUGBK tersebut menjadi salah satu catatan terbesar dalam kariernya: mencetak gol di final, menyelamatkan Indonesia dari kekalahan, dan ikut membawa Garuda menjadi juara.
Orang tua Elkan Baggott berasal dari latar belakang Inggris–Indonesia.
- Ayah: Roland Baggott, berkewarganegaraan Inggris. Beberapa sumber media menyebut nama Roland Baggott.
- Ibu: perempuan asal Indonesia. Nama lengkap sang ibu tidak banyak dipublikasikan secara terbuka. Elkan sendiri pernah mengatakan bahwa ibunya adalah orang Indonesia asli.
- Tempat lahir Elkan: Bangkok, Thailand, 23 Oktober 2002.
- Masa kecil: keluarganya sempat tinggal di Singapura dan Thailand, kemudian Elkan dibesarkan di Indonesia sebelum keluarganya pindah ke Inggris.
- Alasan memilih Indonesia: Elkan pernah menjelaskan bahwa keluarga, khususnya hubungan dengan ibunya dan Indonesia, menjadi alasan utama dirinya memilih menjadi WNI dan memperkuat Timnas Indonesia. (*)
@wartakepri Warta Bola – Analisa Pertandingan Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Baggott Penyelamat dan Audero Pahlawan #indonesia #wartakepritv #wartakepri #timnasday #WEARETHECAMPIONS #fifaaseancup2026 #pialaasia #timnasindo #juara #Prabowo ♬ original sound – WartaKepri
Editor Dedy Suwadha























