Home Berita Utama Dispar Kepri Ajak Pelaku Wisata Jaga Kepercayaan dan Kenyamanan Wisatawan

Dispar Kepri Ajak Pelaku Wisata Jaga Kepercayaan dan Kenyamanan Wisatawan

Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengajak seluruh pelaku industri pariwisata meningkatkan kualitas pelayanan demi menjaga kepercayaan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Keramahan, keamanan, kenyamanan, serta kualitas layanan menjadi faktor penting agar Kepri tetap menjadi destinasi pilihan, terutama bagi wisatawan dari Singapura, Malaysia, India, Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Hasan, saat membuka Batam Travel Mart yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Kepri di Mega Mall Batam Centre, Kamis (15/10/2026).

Hasan mengatakan, Kepri memiliki keunggulan strategis dalam pengembangan pariwisata karena letaknya berdekatan dengan sejumlah negara, didukung konektivitas yang relatif terjangkau, serta memiliki beragam pilihan destinasi, akomodasi, dan kuliner.

Menurutnya, keunggulan tersebut harus diimbangi dengan pelayanan yang profesional dan konsisten dari seluruh pelaku usaha pariwisata.

“Kami mengajak seluruh pelaku industri pariwisata di Kepulauan Riau untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan. Keramahan, keamanan, dan kenyamanan harus menjadi prioritas agar Kepri tetap menjadi destinasi pilihan wisatawan mancanegara maupun nusantara,” ujar Hasan.

Listrik Kembali Normal, Wisatawan Diminta Tetap Tenang

Hasan menegaskan, berbagai kondisi yang terjadi belakangan ini tidak boleh mengurangi komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan wisatawan terhadap Kepri.

Terkait gangguan kelistrikan yang sebelumnya terjadi di Batam dan sekitarnya, ia menyampaikan bahwa kondisi telah kembali normal. Pemprov Kepri juga mengapresiasi langkah cepat PLN Batam, pemerintah daerah, serta aparat keamanan yang berkoordinasi dalam proses pemulihan.

Sementara itu, mengenai kondisi jerebu atau asap di sejumlah wilayah, Hasan menjelaskan bahwa asap tersebut merupakan kiriman dari luar Kepulauan Riau. Berbagai pemangku kepentingan terus berupaya menangani kondisi tersebut, sedangkan hujan yang mulai turun di sejumlah wilayah diharapkan dapat membantu mengurangi jerebu.

Meski demikian, pelaku industri pariwisata dan wisatawan tetap diminta memperhatikan kondisi lingkungan serta menjaga kesehatan.

Informasi mengenai situasi terkini juga perlu disampaikan secara akurat dan proporsional agar wisatawan dapat merencanakan perjalanan dengan baik serta mengambil langkah pencegahan yang diperlukan.

Wisata Kepri Tak Hanya Pantai dan Laut

Hasan mengajak wisatawan untuk tetap menikmati beragam pilihan destinasi di Kepulauan Riau, mulai dari Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang, Lingga, Natuna, hingga Kepulauan Anambas.

Selain wisata alam dan bahari, Kepri juga menawarkan berbagai alternatif kegiatan di dalam ruangan. Di antaranya wisata berbasis Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), wisata kebugaran atau wellness tourism, pusat perbelanjaan, serta wisata kuliner.

Pilihan tersebut dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin tetap beraktivitas dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan.

“Kami berharap wisatawan tetap dapat menikmati beragam pilihan wisata di Kepulauan Riau. Selain wisata alam dan bahari, tersedia pula pilihan wisata dalam ruangan seperti MICE, wellness, pusat perbelanjaan, dan kuliner. Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan informasi kondisi terkini dan menjaga kesehatan selama beraktivitas,” jelasnya.

Wisatawan juga diimbau menggunakan masker apabila diperlukan, terutama ketika kualitas udara belum sepenuhnya membaik.

Libatkan Seluruh Pelaku Industri Pariwisata

Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa menjaga kenyamanan wisatawan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan pariwisata.

Pelayanan yang ramah, informasi yang jelas, transportasi yang aman, serta kesiapan petugas di pintu-pintu masuk merupakan bagian penting dalam menciptakan pengalaman berwisata yang positif.

Ia turut mengapresiasi dukungan unsur Customs, Immigration, Quarantine, and Port Authority (CIQP), serta berbagai asosiasi dan pelaku industri pariwisata, termasuk ASITA, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), pramuwisata, dan penyedia jasa transportasi pariwisata.

Menurut Hasan, kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan untuk memastikan wisatawan mendapatkan pelayanan yang optimal sejak kedatangan hingga kembali ke daerah asal.

“Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kami mengapresiasi dukungan CIQP, ASITA, PHRI, HPI, pramuwisata, serta penyedia jasa transportasi pariwisata. Kami berharap koordinasi dan kualitas pelayanan terus diperkuat agar setiap wisatawan yang datang ke Kepri merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman berwisata yang baik,” tegasnya.

Pemprov Kepri berharap seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat koordinasi, menjaga standar pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan wisatawan. Penyampaian informasi yang akurat dan pengutamaan aspek keselamatan juga harus menjadi bagian dari setiap layanan pariwisata.

Dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, Kepri diharapkan tetap menjadi destinasi yang ramah, menarik, dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Wisatawan pun dapat merencanakan liburan ke Kepulauan Riau dengan tetap mengikuti informasi terkini, sementara pelaku industri pariwisata diharapkan memastikan setiap pengunjung memperoleh pelayanan terbaik. (*)

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri