Home Berita Utama Kapolda Kepri Jelajahi Warisan Melayu di Pulau Penyengat, Bantu 30 Penerima

Kapolda Kepri Jelajahi Warisan Melayu di Pulau Penyengat, Bantu 30 Penerima

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri di Pulau Penyengat
Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri mengunjungi Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Minggu (18/10/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan ziarah ke makam tokoh bersejarah Melayu
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri mengunjungi Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Minggu (18/10/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan ziarah ke makam tokoh bersejarah Melayu, wisata religi, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kepri, Ny. Dhenty Suhendri, dan rombongan, Suhendri menelusuri sejumlah situs bersejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah dan kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengenal lebih dekat warisan sejarah Melayu sekaligus mengenang jasa para tokoh yang berperan dalam perjuangan dan perkembangan peradaban di wilayah tersebut.

Rombongan Kapolda Kepri turut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Kepri, di antaranya Karoops, Karo SDM, Dirpolairud, Dirreskrimum, dan Kabidpropam, masing-masing bersama istri. Hadir pula Kapolresta Tanjungpinang, Wakapolresta Tanjungpinang, serta jajaran pejabat utama Polresta Tanjungpinang.

Ziarah ke Makam Raja Haji Fisabilillah dan Engku Putri

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kapolda Kepri beserta rombongan mendatangi Balai Adat Indera Perkasa, salah satu situs yang merepresentasikan kekayaan tradisi dan kebudayaan Melayu di Pulau Penyengat.

Rombongan kemudian melaksanakan ziarah ke makam Raja Haji Fisabilillah dan makam Engku Putri. Kedua tokoh tersebut memiliki tempat penting dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga dan perjalanan sejarah Melayu di Kepulauan Riau.

Raja Haji Fisabilillah dikenal sebagai pahlawan nasional yang memimpin perlawanan terhadap VOC pada abad ke-18. Sementara itu, Engku Putri Raja Hamidah dikenal sebagai tokoh perempuan penting dalam lingkungan Kesultanan Riau-Lingga yang memiliki peran dalam sejarah politik dan adat Melayu.

Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat penghargaan terhadap nilai-nilai sejarah yang diwariskan kepada generasi penerus.

Pulau Penyengat sendiri merupakan salah satu kawasan bersejarah di Tanjungpinang yang menyimpan peninggalan penting Kesultanan Riau-Lingga. Selain menjadi tujuan wisata religi, pulau ini juga dikenal sebagai pusat perkembangan bahasa, sastra, adat, dan kebudayaan Melayu.

Salurkan Bantuan Sosial kepada 30 Penerima

Selain berziarah dan mengunjungi situs bersejarah, Kapolda Kepri bersama rombongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada 30 penerima.

Bantuan tersebut diberikan kepada pengurus Masjid Sultan Riau Penyengat dan masyarakat setempat yang membutuhkan.

Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap masyarakat sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan warga.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Zuhur berjemaah di Masjid Sultan Riau Penyengat, salah satu ikon wisata religi sekaligus bangunan bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kepulauan Riau.

Melalui kunjungan tersebut, Polda Kepri menunjukkan perhatian terhadap pelestarian sejarah dan budaya Melayu, sekaligus mendorong penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Kunjungan ke Pulau Penyengat juga menjadi pengingat bahwa warisan sejarah bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan bagian penting dari identitas masyarakat Kepulauan Riau yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. (*)

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri