WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Kedekatan antara polisi dan masyarakat tumbuh melalui kehadiran, kebersamaan, dan kepedulian yang dirasakan secara nyata. Semangat tersebut diwujudkan Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., bersama jajaran melalui kegiatan Subuh Keliling di Masjid Baiturrahim, Tarempa, Kepulauan Anambas, Sabtu (24/10/2026).
Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Kepulauan Anambas melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama para jamaah. Kegiatan yang dimulai pukul 04.20 WIB tersebut dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama, kemudian diakhiri dengan foto bersama.
Kebersamaan dalam ibadah ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, personel kepolisian juga membangun silaturahmi serta memperkuat hubungan sosial melalui pendekatan yang religius dan humanis.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu upaya untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kami berharap kebersamaan dalam ibadah dapat memperkuat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling percaya, serta mendorong kita semua untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan masing-masing,” ujar Kapolres.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Dengan komunikasi yang baik dan semangat saling mendukung, berbagai upaya menjaga lingkungan dapat dilaksanakan secara bersama-sama.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid, menjaga kerukunan, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam membangun kehidupan sosial yang damai dan penuh kepedulian.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polres Kepulauan Anambas berharap hubungan dengan masyarakat, tokoh agama, dan para jamaah semakin erat.
Kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang dekat, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dari masjid, pesan kebersamaan itu tumbuh: menjaga keamanan bukan hanya tentang tugas, melainkan juga tentang membangun kepercayaan, merawat persaudaraan, dan saling menjaga demi kehidupan yang lebih harmonis.
Polisi Bersama Masyarakat — mempererat silaturahmi, menguatkan persaudaraan, dan bersama menjaga Kepulauan Anambas yang aman, damai, dan harmonis. (*)
Kiriman Rama
Eitor Dedy Suwadha





























