BATAM – Tak terduga, Indonesia rupanya memiliki satu wilayah yang dijuluki sebagai ‘dunia yang hilang’. Cerita ini dimulai ketika para ilmuwan menyatakan bahwa Sumba, sebuah pulau di Indonesia, merupakan rumah bagi berbagai hewan yang sebagian besar telah punah ribuan tahun yang lalu.
Hewan-hewan yang telah punah itu mencakup gajah mini, tikus, kadal raksasa, hingga spesies komodo. Penelitian ini diungkapkan dalam jurnal berjudul ‘Proceedings of the Royal Society B’, yang merujuk pada penemuan fosil-fosil hewan tersebut.
Fosil-fosil tersebut ditemukan hidup di Sumba sekitar 12.000 tahun yang lalu, seperti yang dikutip dari Mongabay pada Sabtu (3/2/2024).
BACA JUGA: Harga Emas Batangan Naik Tajam di Pegadaian Galeri 24 Batam Hari Ini
Laporan tersebut menyebutkan temuan serius yang mengindikasikan bahwa hewan-hewan langka tersebut awalnya berasal dari wilayah Sumba. Ini semakin diperkuat dengan ditemukannya fosil komodo, hewan yang saat ini hanya ditemukan di Pulau Komodo dan Flores, memicu asumsi bahwa komodo sejatinya berasal dari Sumba.
Ekspedisi untuk meneliti hewan-hewan yang telah punah ini berlangsung dari 2011 hingga 2014. Melibatkan tim peneliti dari Zoological Society of London (ZSL).
Fosil-fosil dikumpulkan dari Sumba, bagian dari kepulauan yang disebut ‘Wallacea’. Wilayah ini diberi nama oleh ahli biologi Alfred Russel Wallacea pada abad ke-19, yang pertama kali memberikan batasan wilayah berdasarkan penyebaran spesies hewan di Indonesia.
Wilayah Wallacea mencakup pulau-pulau seperti Sumba, Sulawesi, Lombok, Flores, Halmahera, Buru, dan Seram. Popularitas Wallacea mencuat pada tahun 2004 ketika fosil makhluk punah yang disebut ‘hobbit’ atau Homo Floresiensis ditemukan di Flores, bagian utara dari Sumba.
Hingga saat ini, penelitian tentang Sumba masih terbatas. Survei terkait fosil dan kehidupan liar di sana belum banyak dilakukan.
“Mungkin karena terlalu banyak pulau di Indonesia yang perlu dipelajari. Penelitian biologi atau paleontologi di wilayah beragam Indonesia masih terbatas,” kata Samuel Turvey, seorang peneliti di ZSL.
Para ilmuwan berharap bahwa penelitian lebih lanjut di Sumba dapat memberikan pencerahan tentang evolusi spesies di wilayah tersebut.
“Penemuan di area ini bisa membuka wawasan yang menakjubkan tentang dunia yang hilang. Ada banyak hewan yang berevolusi di kepulauan Wallacea yang terisolasi, namun kemudian punah seiring dengan munculnya peradaban manusia modern,” ungkap Turvey. (*)
Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Denni Risman
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O


























