WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 di Kelurahan Batu 9, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan yang digelar Bappelitbang Kota Tanjungpinang ini berlangsung di Cafe Qozy, Kelurahan Batu 9, dan dihadiri oleh perangkat daerah, lurah, RT/RW, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Raja Ariza menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Forum ini, kata dia, menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah, sehingga hasilnya benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
“Musrenbang ini penting agar berbagai usulan kebutuhan warga dikaji bersama. Dengan anggaran yang terbatas, kita harus memastikan program yang disepakati benar-benar prioritas, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Raja Ariza.
Ia menambahkan, realisasi usulan Musrenbang di setiap daerah sangat bergantung pada kemampuan APBD, skala prioritas pembangunan, serta sinergi dengan pokok pikiran (Pokir) DPRD.
“Mari bersama-sama kita dorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanjungpinang. Banyak potensi yang bisa kita kembangkan agar setiap usulan bisa terealisasi. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Riono, menjelaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan dalam Musrenbang merupakan hasil rembuk warga di akhir tahun 2025. Menurutnya, Musrenbang kelurahan menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Semua usulan hari ini akan kita tampung sebagai bank data Bappelitbang. Namun tetap kita utamakan yang paling prioritas dan sesuai dengan visi-misi kepala daerah serta kemampuan anggaran,” jelasnya.
Adapun Kelurahan Batu 9 mengajukan 115 usulan dalam Musrenbang 2026. Rinciannya meliputi bidang infrastruktur (66 usulan), pendidikan (8 usulan), kesehatan (2 usulan), penanggulangan kemiskinan (15 usulan), kegiatan sosial (4 usulan), dan bidang ekonomi/UMKM (20 usulan).
Kegiatan Musrenbang ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun program pembangunan Kota Tanjungpinang yang lebih terarah, partisipatif, dan berkeadilan.
Sumber: as/Dinas Kominfo
Kiriman: Yadi





























