
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun menerima laporan hasil pemeriksaan kepatuhan dan kinerja atas pengelolaan pajak serta retribusi daerah tahun 2024 hingga triwulan III 2025, dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau.
Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kepri, Emi Mutiarini, kepada Bupati Karimun Iskandarsyah di Batam pada Jum’at (13/2/2026).
Bupati Iskandarsyah menyampaikan hasil pemeriksaan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah, khususnya dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, BPK berharap Pemkab Karimun dapat meningkatkan kinerja dalam mengoptimalkan sektor-sektor penghasil pajak dan retribusi.
“Pemerintah daerah akan mempelajari lebih lanjut sektor mana saja yang memiliki peluang peningkatan penerimaan,” terang Bupati.
“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Akan kita kaji sektor mana yang berpotensi meningkatkan PAD,” tambah Bupati.
Bupati menyebut, saat ini kontribusi PAD Kabupaten Karimun terhadap total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 baru mencapai 30,8 persen. Artinya, sebagian besar pembiayaan pembangunan masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Kondisi tersebut dinilai perlu diperbaiki agar kemandirian fiskal daerah semakin kuat, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang masih berlangsung.
“Jika penerimaan pajak dan retribusi sudah maksimal, belanja daerah tidak harus terlalu bergantung pada dana transfer pusat,” jelasnya.
Bupati menambahkan, Pemkab Karimun telah menargetkan kenaikan PAD sebesar 3 hingga 5 persen secara berkelanjutan setiap tahun.
“Untuk mencapai target tersebut, Bupati meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN), terutama di dinas penghasil, bekerja lebih optimal,” pungkasnya.
Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit, kata Bupati yang dinilai memiliki potensi peningkatan pendapatan.
“Optimalisasi kinerja Badan Pendapatan Daerah Karimun (Bapenda) dalam menggali potensi pajak dan retribusi yang selama ini belum maksimal,” imbuhnya.
Bupati berujar bahwa, peningkatan PAD bukan semata-mata untuk menambah angka pendapatan daerah, tetapi berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik, pembangunan infrastruktur yang lebih merata, penguatan sektor kesehatan dan pendidikan hingga berkurangnya ketergantungan pada dana pusat.
“Dengan pengelolaan pajak dan retribusi yang lebih transparan dan efektif, diharapkan pembangunan di Kabupaten Karimun dapat berjalan lebih mandiri dan berkelanjutan,” harap Bupati.
Pemkab Karimun menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK.
“Demi memperkuat kinerja keuangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O


























