LIGA INGGRIS – Arsenal gagal menang atas penghuni dasar klasemen Wolverhampton Wanderers pada laga pekan 31 Liga Inggris Premier League 2025/2026. Laga ini dimajukan dan digelar Kamis (19/2/2026) dini hari WIB di Stadion Molineux karena Arsenal akan berlaga di final Piala Liga Inggris bulan Maret.
Hasil imbang Arsenal minggu ke 27 ini membuat peringkat kedua Manchester City akan tersisa 2 poin, jika Manchester City memang lawan Newcastel United pada 22 Februari 2026. Perbandingannya, dari 27 pertandingan Arsenal raih 58 poin dan Manchester City hingga pekan 26 dengan nilai 53 poin.
Jalannya Pertandingan
Arsenal harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah mendominasi sejak awal pertandingan. Tim tamu membuka keunggulan cepat pada menit kelima lewat Bukayo Saka. Arsenal terus menekan. Namun hingga babak pertama berakhir skor 1-0 bertahan.
Arsenal kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-56. Piero Hincapie lolos dari jebakan offside saat menerima umpan terobosan Gabriel Magalhaes dan melepaskan sepakan keras yang tak mampu dibendung Jose Sa. Sempat dianulir karena offside, gol tersebut akhirnya disahkan setelah tinjauan VAR.
Wolves tidak tinggal diam. Lima menit berselang, Hugo Bueno memperkecil ketertinggalan lewat aksi individu dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok kiri gawang David Raya. Skor berubah menjadi 2-1.
Arsenal harus kehilangan Saka pada menit ke-72 akibat cedera dan digantikan Leandro Trossard. Petaka datang di masa injury time. Pada menit ke-90+5, terjadi miskomunikasi di lini belakang Arsenal saat David Raya bertabrakan dengan Gabriel dalam upaya mengamankan bola.
Bola liar disambar Tom Edozie, dan Riccardo Calafiori yang berusaha menghalau justru membuat bola masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut memastikan skor akhir 2-2.
Arsenal pun hanya mendpat satu angka dan kini mengoleksi 58 poin dari 27 pertandingan. Sedangkan Wolves ada di dasar dengan 10 poin.
BACA JUGAManchester City Ancam Posisi Arsenal Setelah Menang 3-0 dari Fulham, Haaland Cidera

Hilang 7 Poin
Analis menilai saat ini Arsenal memasuki fase krusial di musim Premier League dengan posisi yang masih memimpin klasemen. Namun, jarak aman yang sempat terbentuk perlahan mulai tergerus oleh hasil-hasil yang tidak maksimal.
Dua hasil imbang beruntun, termasuk saat melawat ke markas tim juru kunci, memperlihatkan pola yang mulai mengkhawatirkan. Arsenal tidak hanya gagal menang, tetapi juga kehilangan poin dari situasi yang seharusnya bisa dikunci.
Dalam lima pertandingan terakhir, tujuh poin melayang dari genggaman. Di tengah ketatnya persaingan, situasi ini memunculkan pertanyaan besar tentang ketahanan mental dan ketajaman Arsenal di momen penentuan.
Secara konteks, laga tersebut seharusnya menjadi milik Arsenal. Wolves berada di dasar klasemen dengan sembilan poin, dan keunggulan 2-0 selepas menit ke-56 semestinya cukup untuk mengamankan kemenangan.
Namun, satu gol balasan membuka celah, sebelum penyama kedudukan di masa tambahan waktu meruntuhkan kendali Arsenal. Ini bukan insiden tunggal, melainkan kelanjutan dari tren yang mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam lima laga terakhir, Arsenal hanya menang dua kali dan gagal mengamankan hasil di tiga pertandingan lain. Tujuh poin hilang dari posisi unggul menjadi sinyal bahwa keunggulan tidak lagi identik dengan kontrol penuh.
Dan, kesimpulan dengan kondisi seperti ini, niat Arsenal akan juara Liga Inggris tahun 2025-2026 akan ditentukan laga Manchester City pada minggu minggu berikutnya. (*)
Sumber : BolaNet/X.com
Editor : Dedy Suwadha



























