Batam,WARTAKEPRI.CO.ID – Korban keseluruhan longsor di Bukit Kemuning belakang Perum Nusa Indah RT 001/RW 022 Kelurahan Mangsang Kecamatan Sungai Beduk pada Minggu (3/1/2015) berjumlah 78 jiwa yang terdiri dari 21 kartu keluarga (KK).Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan, setelah mendapati informasi terjadinya longsor, pihaknya langsung memasang garis pembatas (Police Line) dititik yang masih rawan longsor agar tidak didatangi warga.
“Langkah selanjutnya mendatangkan Tim SAR yang di turunkan oleh Polda Kepri terdiri dari Satuan Brimobda Polda Kepri, anggota Polresta Barelang, anggota Polsek Sungai Beduk dan warga sekitar melakukan evakuasi para korban di tempat Penampungan sementara yakni di Fasum Perum Nusa Indah,” tuturnya, Senin (4/1/2015).
Akibat longsor tersebut, rumah yang mengalami rusak parah sebanyak 4 unit, rusak sedang 4 unit sedangan rumah yang mengalami rusak sedang sebanyak 13 unit. Sejauh ini, tambahnya belum ada laporan mengenai koraban yang belum berhasil diselamatkan.
Empat unit rumah yang mengalami rusak berat akibat tertimbun tanah berada di Blok D4 No 1-4 RT 001/RW022 Perumahan Nusa Indah, Kelurahan Mangsang yakni, Putut Indrayana, Tempat tanggal Lahir : Malang/ 17 Januari 1983, Agama : Islam, Pekerjaan : Borongan Listrik,
Selanjutnya, rumah milik Budi Siswoyo Tempat tanggal Lahir : Cilacap/ 17 Desember 1978, Agama : Islam Pekerjaan : Tukang Masak Hotel Gideon.
Dedi Irwansyah, tempat tanggal Lahir : Karang Dapo (JAMBI)/ 9 JANUARI 1986, Agama : Islam, Pekerjaan : Jualan Ayam Penyet. “Sedangkan rumah yang beralamat di Nusa Indah Blok D4 No 4 tidak berpenghuni,” tuturnya.
Sesaat sebelum kejadian sekira jam 07.15 Wib korban atas nama Putu Indrayana sedang berada di rumah. Tiba-tiba mendengar suara seperti pohon patah yang berasal dari arah bukit yang berhadapan dengan rumah nya.
“Kemudian korban melihat pohon benar-benar tumbang disertai dengan ambruknya tanah secara perlahan-lahan dari arah bukit yang diatas nya juga merupakan jalan lintas menuju perumahan Bukit Kemuning,” tuturnya.
Lalu, kayanya kembali, korban merasa tanah Bukit tersebut mau longsor secara spontan berteriak kepada para warga tetangga nya untuk menyelamatkan diri. Kemudian oleh korban yang lain segera keluar dari rumah untuk menghindari tanah yang longsor tersebut.
“Lalu lama kelamaan tanah yang dari atas bukit longsor menutupi penuh bagian depan rumah berikut rumah korban an Budi Siswoyo sementara rumah korban Dedi Irwansyah dan rumah kosong di sebelahnya menutupi bagian teras rumah aja.
“Selanjutnya peristiwa di beritahukan kepada Ketua RT 001/RW 022 an. Soni Irmen,ST untuk selanjutnya di beritahukan ke Lurah Mansang dan Polsek Sungai Beduk, untuk segera diambil tindakan,” tutupnya.
“Atas peristiwa tersebut tidak ada mengalami korban jiwa, hanya korban materil yang belum diketahui Kalkulasi kerugian masing-masing korban,” tutupnya. (r/swd)





























