Home Berita Utama Baru Setahun, Dinding Bendungan Kelarik Senilai Rp17,1 Miliar Retak-ratak

Baru Setahun, Dinding Bendungan Kelarik Senilai Rp17,1 Miliar Retak-ratak

Grand Mercure Batam

NATUNA, WARTAKEPRI.co.id-Baru setahun dibangun, dinding bendungan di Desa Kelarik yang menelan dana dari APBN sebesar Rp17,1 miliar sudah retak-retak.

Demikian diketahui saat anggota DPRD Natuna, Marzuni dan Camat Bunguran Utara, Izhar melakukan peninjauan ke lokasi.

Menurut Marzuni pembangunan irigasi tersebut bersumber dari APBN 2015 melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Akan tetapi sampai awal tahun 2016 pekerjaan baru sebatas pembangunan tanggul dan saluran irigasi.

“Peninjau lokasi bendungan di Kelarik untuk mengecek kondisi air sungai untuk kebutuhan acara MTQ. Cuma disaat kami sampai di areal bendungan melihat model struktur bangunannya agak lain. Kemudian pada dinding bendungan mulai retak-retak, padahal belum setahun dikerjakan,” kata Raja Marzuni.

Izhar mengatakan pembangunan bendungan Kelarik akan selesai tahun 2017 mendatang. Oleh karena itu, masih akan ada proyek lanjutannya.

Ia mengaku tidak mengetahui penyebab banyak keretakan pada dinding bendung yang sedang dibangun tersebut. “Kalau sudah berfungsi, retak-retak pada dinding bendungan ini berbahaya gak ya? apa gak takut jebol. Lihat saja itu retaknya sampai dinding bawah,” ucap Izhar. (ari)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL