BATAM, WARTAKEPRI.co.id – Kementerian Sosial akan meningkatkan nilai bantuan untuk ibu hamil di Indonesia dari Rp 1 juta menjadi Rp 1,2 juta per penerima. Khusus warga Batam yang mendapatkan bantuan ibu hamil ini hanya 97 ibu saja, yang tercatat sebagai keluarga sangat miskin (KSM), yang masuk program keluarga harapan (PKH).
Data dari Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam, jumlah KSM penerima bantuan PKH terbanyak berada di Kecamatan Galang. Namun jumlah ibu hamil terbanyak yaitu Kecamatan Batuaji dan Sei Beduk, 17 orang di tiap kecamatan.
Ardiwinata, Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Batam mengatakan bantuan ini diberikan secara bertahap. Tahap pertama akan diserahkan pada April ini.
” Pencairannya dalam tiga tahap. Dan langsung ke orang per orang, melalui Kantor Pos. Nanti dijadwalkan oleh Kantor Pos. Pengambilannya harus langsung oleh keluarga bersangkutan bersama pendamping PKH,” kata Ardiwinata.
Menurutnya di tiap kecamatan terdapat dua orang pendamping PKH. Untuk pendampingan ini daerah menyiapkan anggaran Rp 110 juta per tahun. Jumlah ini jauh di bawah persyaratan pusat yang menginginkan dana pendampingan sebesar 20 persen dari total bantuan pusat.
Adapun total bantuan untuk program keluarga harapan ini di Kota Batam sebesar Rp 6 miliar.
“Anggaran tersebut untuk bantuan bagi anak sekolah SD, SMP, SMA. Kemudian bantuan bagi ibu hamil, balita, dan anak pra sekolah,” sebutnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menyambut baik program tersebut. Diharapkan bisa membantu pengentasan kemiskinan di Kota Batam.
“Itu kan kebijakan Kementerian Sosial. Kita terima saja. Karena itu sifatnya given (pemberian),” kata Amsakar. (mcb/ded)






























