BATAM, WARTAKEPRI.co.id-Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (Gema) Kepri mendatangi kantor DPRD Kota Batam untuk berorasi menyampaikan aspirasi mereka terhadap rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam dari retribusi perparkiran yang dikelola dinas terkait yakni Dinas Perhubungan Kota Batam, Rabu (6/4/2016).
Dalam orasinya, Gema Kepri menuntut dan mendesak DPRD Batam untuk segera menyampaikan serta merekomendasikan kepada Walikota Batam agar segera mencopot jabatan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam.
“Melihat dari kinerja Dishub selama lima tahun terakhir yang mengalami penurunan terhadap PAD dari retribusi perparkiran, maka sangat perlu dilakukan kajian serta evaluasi lebih mendalam mengenai parkir ini,” ungkap anggota Komisi III DPRD Batam, Jeffry Simanjuntak kepada Mahasiswa.
Dikatan Jeffry, pendapatan dari retribusi perparkiran untuk tahun ini memang terjadi penurunan signifikan jika dibandingkan dari tahun sebelumnya. Memang selama lima tahun terkhir, rendahnya pendapatan perparkiran tersebut sudah terjadi, akan tetapi tahun ini sangat jauh mengalami penurunan dari target sebesar Rp 6 Miliar.
“Kami dari Komisi III, sangat mendukung aspirasi dari Mahasiswa. Hingga nanti keluhan adinda (Mahasiswa) akan kami sampaikan pula kepada Ketua DPRD,” kata Jeffry.
Disamping itu, Ketua Gema Kepri, Tongku menuturkan bahwa selama lima tahun terakhir, pengelolaan retribusi parkir di Dishub Batam tidak maksimal. Perlu kiranya dipertanyakan kinerja dari jajaran Dishub, dan segera dilakukan pencopotan jabatan Kepala Dinas.
“Sebagai mahsiswa yang mewakili masyarakat, kami menuntut serta mendesak DPRD untuk menyampaikan keluhan ini kepada Walikota Batam terkait rendahnya pengelolaan pendapat daerah dari retribusi perparkiran Kota Batam,” imbuhnya. (san)






























