Dedy Suwadha
Home Berita Utama Anda Calon Mahasiswa? Ini Cara Cek Kampus Bermasalah

Anda Calon Mahasiswa? Ini Cara Cek Kampus Bermasalah

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id – Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meminta kampus harus benar-benar memperhatikan jumlah dosen menjelang masa mahasiswa baru Juni-Juli 2016 mendatang.

Kampus diminta tidak hanya berfikir untuk merekrut mahasiswa baru sebanyak-banyaknya. Tetapi, juga harus menambah jumlah dosen tetapnya.

”Jangan sampai kampus yang statusnya sudah sehat menjadi dalam pembinaan lagi,” ujar Dirjen Kelembagaan Iptek-Dikti Kemenristekdikti Patdono Suwignjo, kemarin.

Patdono paham bahwa nisbah atau rasio dosen dengan mahasiswa masih menjadi permasalahan di kampus. Untuk itu, pihaknya akan segera menyisir secara intensif terhadap kampus-kampus yang kurang rasio dosennya.

Terpisah, Dirjen Sumber Daya Iptek-Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti menjelaskan, kebijakan NIDK (nomor induk dosen khusus) di lapangan benar-benar mengatasi masalah kekurangan dosen.

Mantan wakil menteri kesehatan itu menuturkan, jumlah dosen selama 2015 mencapai 195.837 orang. Kemudian, tahun ini diperkirakan naik menjadi 235.005 orang.

”Peningkatan ini karena banyak dosen yang diakomodasi NIDK,” paparnya seperti yang dikutip dilaman pojoksulsel.

Sebagaimana diketahui, rasio dosen ideal untuk rumpun program studi (prodi) sosial adalah 1:40.

Artinya, dalam setiap 40 orang mahasiswa, ada satu dosen yang terdapat di NIDK atau NIDN (nomor induk dosen nasional).

Sedangkan untuk prodi rumpun eksakta, rasio ideal dosen dengan mahasiswa adalah 1:30.

Jika rasio dosennya lebih dari ketentuan ideal itu, secara otomatis status kampus di forum pelaporan pendidikan tinggi (forlapdikti) menjadi kampus dalam pembinaan.

Calon mahasiswa baru diminta aktif untuk memantau kondisi kampus sehat atau dalam pembinaan secara update di forlap.dikti.go.id. ***

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026