Home Kepri Bupati Natuna: Tugas Anggota Satpol PP Beresiko Melanggar HAM

Bupati Natuna: Tugas Anggota Satpol PP Beresiko Melanggar HAM

PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id , NATUNA – Pendidikan dan Pelatihan Dasar Polisi Pamong Praja (Diklatsar Satpol PP) pola 150 jam dilaksanakan badan Pengembangan sumber daya manusia kementrian dalam Negeri di Parung Bogor 9-24 Mei 2016.

Sebab dengan mengikuti diklatsar dapat menambah pengetahuan dan wawasan anggota. Hal ini mengingat peranan penting, strategis Satpol PP dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Demikian dikatakan Hamid Rizal, Bupati Natuna Provinsi Kepulauan Riau penutupan kegiatan Diklatsar Satpol PP Pola 150 jam, Selasa (24/05/2016). Kegiatan diklatsar kali ini diikuti 45 peserta yang merupakan staf berstatus PNS dari Satpol PP Kab Natuna.

WhasApp

“ Anggota akan mendapatkan materi berupa pengetahuan dasar kepamongprajaan, keterampilan dasar kepamongprajaan serta sikap dan perilaku kepamongprajaan,” jelasnya.

Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2010 tentang Satpol PP Pasal 16 huruf f menyebutkan, salah satu syarat untuk diangkat menjadi Polisi Pamong Praja harus lulus pendidikan dan pelatihan dasar Polisi Pamong Praja dan memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP).

Selanjutnya ditegaskan Permendagri Nomor 38 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Polisi Pamong Praja pasal 5 Diklat Dasar Pol PP, pola 150 JP harus diikuti PNS yang telah diangkat menjadi Pol PP di Satpol PP.

Awal pelaksanaan diklatsar diadakan pre test guna mengetahui sejauh mana pengetahuan dan wawasan peserta tentang Pol PP.

Kemudian dilanjutkan dengan post test pada akhir diklat untuk memperoleh hasil evaluasi. Peserta diklatsar yang memenuhi ambang batas nilai kelulusan yaitu 70, maka dinyatakan lulus dan berhak atas STTPP.

Sedangkan peserta tidak lulus diberikan kesempatan mengikuti diklatsar Pol PP sebanyak satu kali lagi sesuai Permendagri Nomor 38 Tahun 2010 Pasal 17.

Hamid Rizal, berharap melalui kegiatan ini satpol pp semakin mapan dan profesional dalam melaksanakan tugas.

Sehingga ada peningkatan kinerja Satpol PP di masa datang. Salah satu hal berisiko dalam penugasan Satpol PP adalah kecenderungan pelanggaran HAM.

“ Untuk mengindari dan meminimalisir hal tersebut perlu dibekali beberapa pengetahuan teknis di lapangan,” ungkapnya.

” Mari kita bergandeng tanggan bahu membahu ayo bersama sama membangun Natuna yang kita cintai semakin maju,” tutup Hamid.(ricky)

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O